Pacitan – Renovasi 350 Rumah Tidak Layak Huni  dan jambanisasi du Kabupaten Pacitan telah dituntaskan oleh Kodim 0801/Pacitan. Hal tersebut mendapatkan apresiasi  dari Brigjen TNI Agus Setiawan Kasdam V/Brawijaya dalam  kunjungan kerjanya ke Kabupaten Pacitan.

Kegiatan Jenderal bintang satu di Kota  seribu satu gua ini dalam rangka pengawasan pengendalian dan peninjauan kegiatan program Rumah Tidak Layak Huni (Ratilahu)

Dia,  menjelaskan tentang masyarakat yang wajib menerima bantuan renovasi tersebut, dengan berbagai macam persyaratan.

“Yang di katagori kan rumah tidak layak huni itu adalah lantai nya masih dari tanah, dindingnya dari sesek bambu dan yang penting lagi pemilik rumah ini adalah katagori orang yang tidak mampu dan tidak punya mata pencaharian tetap,” katanya, Rabu (26/8/2020).

Program hibah dari Pemerintah Tingkat Provinsi ini merupakan Program setiap dua tahun sekali, dilaksanakan di 38 Kabupaten se-provinsi Jawa timur.

“Di sini Pacitan ada 350 rumah yang di renovasi, tersebar di 12 kecamatan dan ini program setiap dua tahun sekali hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Kodam V/ Brawijaya dan ini di laksanakan di 38 kabupaten dan kota di Jawa timur,” jelasnya

Agus Setiawan, memberikan acungan jempol untuk Kodim 0801 Pacitan. Apresiasi tersebut di ukur dari wilayah pacitan yang merupakan 80 persen pegunungan, mengingat medan yang lumayan sulit untuk pendistribusian material serta  sarana prasarana yang   kurang mendukung.

“Hasil evaluasi hari ini untuk pekerjaan wilayah Pacitan sudah cukup bagus, bila di hadapkan dengan fasilitas jalan, sarana prasarana, kemudian medan yang cukup susah untuk distribusi material. Sudah cukup bagus kalau di lihat dari keterbatasan dan dari sulitnya medan,” imbuh Perwira Bintang satu ini.

Kasdam V/Brawijaya ini juga menilai secara kualitas, rumah yang telah di renovasi oleh Kodim 0801/Pacitan sudah over prestasi,  menilai dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk rumah dengan ukuran 4×6 di tambah lagi dengan adanya partisipasi dari masyarakat

“Secara kualitas rumah ini memang di anggarkan sesuai Rencana Anggaran Biaya yaitu untuk 4 x 6 tapi sudah over prestasi dan melebihi dari RAB yang di tetapkan, karena adanya partisipasi dari masyarakat, Sehingga dengan prinsip gotong royong di kerjakan bersama-sama dengan masyarakat dan tentunya di sinilah sinergitas antara TNI, masyarakat.termasuk dari rekan polisi dan juga aparat desa juga mendukung terhadap program ini,” terangnya

Dia, juga menghimbau kepada masyarakat Pacitan yang mendapatkan program Ratilahu tersebut agar merawat bantuan dari pemerintah ini dan harapannya agar program bantuan ini bisa berjangka panjang.

“Himbauan kami kepada yang mendapatkan program ini agar memelihara dan merawat bantuan dari pemerintah berupa program Rutilahu ini dengan harapan rumah ini bisa berlangsung secara jangka panjang dan tentunya ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk masyarakat yang tidak mampu,” pungkas Brigjen Agus Setiawan (RedG/Apri)

Tinggalkan Balasan