Pemalang – Dalam pemberitaan disalah satu media online, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengusung Iskandar Ali Syahbana dan Ahmad Agus Wardana  sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Pemalang periode 2020 – 2024.

Tentunya nama Ahmad Agus Wardana bagi publik Pemalang cukup asing bahkan baru pertama kali mendengar namanya.

Lantas siapa Ahmad Aguswardana ini.

Pria yang bertempat tinggal di Jl. Raya Utara No. 02 RT. 003 RW. 004   Lebaksiu Lor, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Slawi ini merupakan direktur utama PT. Berlian Nusantara Lestari. Berlatar belakang ekonom, lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) angkatan 1999 merupakan sosok yang mudah bergaul dan peduli dengan ekonomi rakyat kecil. Saat ini memegang jabatan sebagai ketua dalam International Council For Small Business (ICSB) Kabupaten Tegal dan sebagai dewan pembina di Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)Tegal.

Selain, konsen mengurusi ekonomi rakyat kecil, Awe panggilan akrabnya, juga senang olah raga. Dalam periode ini, diamanati sebagai ketua harian Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Tegal.

20 tahun mengabdi sebagai abdi negara di lingkungan departemen keuangan, terutama dibidang pajak. Awe konsentrasi untuk dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan khususnya di Kabupaten Pemalang.

Berkesempatan untuk mengikuti pencalonan Bupati/Wakil Bupati Pemalang, Awe tidak mempermasalahkan apakah dia putra daerah maupun tidak.

Isu putra daerah menurutnya sudah kadaluarsa, kalau istilah putra daerah hanya ditafsirkan sebagai orang yang lahir didaerah tersebut, maka akan menutup kesempatan bagi yang orangtuanya dulu berpindah-pindah tempat tinggal atau dinas.

Awe sendiri, waktu sekolah dasar pernah mengenyam pendidikan di SD  Negeri Sumberejo, Kabupaten Lampung Selatan, provinsi Lampung, sebelum pindah ke SDN  Trayeman III, Kabupaten Tegal. Setelah itu melanjutkan pendidikan formal nya di  SMP Negeri 1 Slawi Kab. Tegal –  Jawa Tengah (1990 – 1993), SMA Negeri 1 Slawi Kab. Tegal –  Jawa Tengah (1993 – 1996), Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Jakarta (1996 – 2000), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya, Kota Bekasi  (2007 – 2010).

Menurutnya, dalam berbangsa dan bernegara tentunya kesempatan untuk mengabdi dan berkontribusi dalam pembangunan tidak membedakan putra daerah atau bukan. Bila berkesempatan untuk mengabdi di Kabupaten Pemalang, dengan kemampuan dan latar belakang pendidikan, pekerjaan yang pernah ditekuni dan dijalankan maka dia akan memberi kontribusi besar dalam pembangunan di Kabupaten Pemalang baik secara fisik, sosial, ekonomi maupun kesehatan serta berbagai aspek kehidupan lainnya.

PKB Pemalang dengan mengusung pasangan Iskandar Ali Syahbana – Ahmad Agus Wardana, merupakan partai yang cerdas. Karena mengusung anak-anak muda dengan jiwa muda dan terobosan yang inovatif menuju Pemalang MAPAN (MAju dan transPAraN dari berbagai sisi).

MAPAN yang di gawangi dua tokoh muda yang energik dengan kemampuan personaliti masing-masing serta dukungan kaum tua dan anak-anak muda milenial serta para nelayan, petani dan tidak ketinggalan masyarakat kalangan akar rumput  akan membawa Pemalang keperubahan lebih baik.

Ketika ditanya, mengenai pencalonannya sebagai cawabup, dia ingin berkontribusi dalam kegiatan pembangunan dan memajukan Kabupaten  Pemalang.

“Ingin berkontribusi dalam kegiatan pembangunan dan memajukan Kabupaten  Pemalang” katanya ketika dihubungi g-news.id.

Tentunya salah satu hal yang mendasar adalah ingin menaikkan taraf kesejahteraan masyarakat Pemalang, melalui program-program pembangunan yang berbasis pertanian dan kerakyatan, UMKM serta Koperasi.

“Tentunya ketahanan pangan harus tetap dikedepankan. Dimana Pemalang merupakan penyangga pangan atau lumbung pangan di Jawa Tengah dapat lebih ditingkatkan dengan berbagai teknologi yang ada.” harapanya.

Sadar bukan asli Pemalang, Awe akan secepatnya melakukan komunikasi, koordinasi dan langsung turun ke lapangan untuk memperkenalkan diri dan mensosialisasikan program-program yang dibawa Paslon ke masyarakat Pemalang. (RedG)

Tinggalkan Balasan