Solo- Gibran Rakabuming Raka melanjutkan blusukannya ke RT 2-3, RW 8, Kraton Ulo, Jajar, Laweyan, Selasa (18/8/2020) siang dalam rangka menyalurkan 85 paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi.

Gibran datang sekitar pukul 14.30 WIB, dirinya pun langsung disambut hangat warga yang menunggu di depan pos ronda perkampungan yang bergambar Garuda dan Bung Karno. “Ini bantuan cat di pos ronda ini juga dari Mas Gibran,” jelas Tyas, Ketua RT 03.

Gibran pun berjalan menyusuri gang-gang sempit di perkampungan itu, dirinya menyapa warga yang sudah tertib mengenakan masker dan duduk di kursi yang telah di tata berjarak.

Dalam kesempatan itu, Tyas turut menyampaikan harapannya terhadap kemajuan Kampung Kraton Ulo, “Saya harap semoga ke depannya Mas Gibran bisa jadi Wali Kota, sehingga bisa tahu dan mengatasi keadaan kampung saya yang seakan-akan terisolir dari Kampung Jajar,” ujarnya.

Sukarno selaku Wakil Sekretaris RT 03 merasa sangat terbantu dengan perhatian Gibran, “Kami banyak mengucapkan terima kasih atas bantuan Mas Gibran, sembako ini bukan hanya untuk 2 RT, namun akan dibagikan ke seluruh RW 8, jadi mencakup 4 RT. Kami utamakan untuk lansia dan warga yang kurang mampu. Semoga pemberian Mas Gibran mendatangkan manfaat dan barokah,” tandas pria 42 tahun itu.

Tampak momen hangat terjadi saat Gibran menyerahkan sembako kepada warga satu per satu, beberapa warga sepuh turut mendoakan Gibran hingga meneteskan air mata. Sunarto (65) mengungkapkan dirinya begitu bersyukur dengan kehadiran Gibran, “Alhamdulillah seneng, sae. Saya ini tukang becak, dapat seperti ini sudah seneng sekali. Mas Gibran itu seperti bapaknya, tidak ninggal lanjaran,” ujarnya.

Saat Gibran menghampiri Sunarto, ia langsung mengusap-usap dada Gibran sambil membisikkan doa. Tampak Sunarto meneteskan air mata. Gibran pun turut membalas, “Amiin.. Pak, Amiiin, matur nuwun,” jawab pengusaha kuliner itu.

Tak hanya Sunarto, Sutinem (66) turut menuturkan hal yang sama, ia mendoakan Gibran panjang lebar hingga tampak matanya meneteskan air mata saat ia menyebut Gibran sebagai sosok yang mengayomi masyarakat, “Saya nggak nyangka bisa ketemu, Alhamdulillah seneng. Orangnya muda tapi ngayomi. Saya doain semoga sukses lancar urusannya,” tutur Sutinem.
*Lilm*

Tinggalkan Balasan