Pemalang – Salah satu kebijakan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 adalah belajar dari rumah (BDR) dengan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selama ini ada beberapa model atau inovasi dalam penerapan PJJ diantaranya dengan menggunakan aplikasi pembelajaran yang berbasis Internet.

Ada beberapa kendala ketika BDR dalam PJJ berbasis internet antara lain harus tersedia gawai, jaringan internet didalamnya termasuk kebutuhan kuota data. Di beberapa wilayah di Kabupaten Pemalang masih ada beberapa daerah blank spot, dimana jaringan internet tidak tersedia dengan baik.

Melihat hal tersebut maka Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Pemalang melalui satuan komunikasi berusaha membantu PJJ melalui terobosan inovasi untuk mengatasi permasalahan kesulitan jaringan internet dengan membuat pemancar ulang (repeater) untuk pesawat komunikasi 2 meter atau dikenal dengan pesawat Handy Talky (HT).

“Menyiasati signal handphone yang sulit untuk belajar mengajar sistem Daring di daerah pegunungan pemalang selatan, maka SATKOM PP Pemalang
membantu solusi dengan cara pasang pancar ulang.” jelas Gadung Gutoro ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Selasa (18/8) melalui saluran Whatsapp.

Nantinya guru dan siswa dapat belajar bersama dengan menggunakan pesawat HT. Biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah hanya menyiapkan HT saja.

Lebih lanjut Gadung, menjelaskan untuk proyek awal akan di uji coba di SMPN 1 Belik dengan menyediakan sebanyak 60 (enam puluh) pesawat HT. (RedG)

Tinggalkan Balasan