Wonogiri – Bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-57 tahun 2020, Kabupaten Wonogiri menggelar upacara peringatan hari kemerdekaan RI yang bertempat di halaman pendopo Kabupaten Wonogiri, Senin (17/8 )

Tidak seperti tahun-tahun yang lalu, Upacara peringatan HUT RI e-57 tersebut dilaksanakan secara sederhana ditengah pandemic Covid-19, daN dalam pelaksanaannya tetap menerapkan dan mematuhi protocol kesehatan dengan tetap menjaga jarak serta memakai masker.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo tampil sebagai Inspektur Upacara membacakan amanat dari Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH., M.IP. Di usia negara kita yang ke-75 tahun ini spirit jangan mengeluh itulah yang mesti ada di setiap dada kita. Seberat apapun kehidupan yang kita hadapi. Termasuk kondisi di tengah pandemi sebagaimana yang kita rasakan sekarang. Inilah saatnya kita menengok Sanubari untuk menakar seberapa besar kadar cinta kita terhadap negeri. Kadar cinta itu tidak ditentukan seberapa penting posisi kita atau seberapa tenar nama kita.

Kondisi ini tentunya juga bisa kita simak lewat heroisme perjuangan para pendahulu kita baik sebelum ataupun setelah kemerdekaan. Saat itu persenjataan kita sangat sederhana dan terbatas. Namun, kita mempunyai satu senjata pamungkas, yakni tekad bulat terbebas dari penjajahan serta tekad bulat mempertahankan kemerdekaan.

Spirit itulah yang harus kita jaga untuk menghadapi tantangan kedepan. Gubernur mengutip ungkapan mbah Padmo Darsono (70 ) warga Dusun Girpasang, Kemalang, Kabupaten Klaten, saat bertemu pada beberapa waktu yang lalu yang berpesan ” Urip kui sanajan abot tetap kudu dilakoni. Ojo sambat lan ojo ngeluh. Ojo mandek sanajan dengkul wis ndhredeg ” (Hidup itu walaupun berat harus tetap dilalui. Jangan mengeluh. Jangan berhenti walaupun lutut sudah gemetar ).( red )

Tinggalkan Balasan