Wonogiri – Forum Masyarakat Peduli Tani Wonogiri (FORMAS PTW) melayangkan somasi kepada Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri. Hal tersebut disampaikan oleh Witanto ketika ditemui di kantor sekretariat FORMAS PTW di Jalan Raya Wonogiri Ngadirojo KM 4 belum lama ini.

Witanto mengatakan somasi tersebut dilayangkan guna menanggapi kebijakan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri yang dianggapnya telah membatalkan program-program yang sudah disusun dan direncanakan bersama.

“Bagaimana kedepan, pemerintah lebih terbuka terkait proses dan lebih memperhatikan masyarakat khususnya petani. Bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian saat ini sedang dibutuhkan,” ujarnya.

Di saat pandemi COVID-19 melanda, perekonomian Indonesia berada di posisi minus 5 persen, Witanto menegaskan petani mampu memberikan surplus sebesar 6 persen.

“Ini menjadi bukti bahwa petani menjadi soko guru atau penolong di saat negara mengalami krisis,” terangnya.

Witanto kembali menyinggung kebijakan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, dikatakannya pihaknya di dalam proses perencanaan telah sesuai dengan mekanisme. Pihaknya bersama dinas telah berkoordinasi terkait penyusunan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL).

“Ketika dinas menerbitkan CPCL dinas telah melakukan koreksi dan mengirimnya ke Kementan dan ketika dinas membatalkan karena alasan prosedural, prosedural seperti apa?,” ungkapnya.

Witanto berharap Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri mau duduk bersama dan lebih memperhatikan aspirasi masyarakat.

“Mari kita bantu Presiden Joko Widodo melalui program Nawa Cita dalam hal ini terkait pemberdayaan dan penhembangan petani, karena ini program yang berkesinambungan, kami berharap Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri mau menarik suratnya, sehingga menjadikan suatu kebaikan bagi masyarakat dalam hal ini petani di Kabupaten Wonogiri,” tutupnya.(red)

Tinggalkan Balasan