Kudus- Kepedulian sosok Haji Haryanto, pemilik Perusahaan Otobus (PO) Haryanto terhadap nasib pekerja seni yang terdampak akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 atau lebih dikenal dengan COVID-19 pantas diacungi jempol pasalnya pengusaha yang dikenal religius tersebut menggelar acara wayang kulit virtual setiap malam minggu di garasi PO Haryanto,di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus

Seperti pada Sabtu (15/8) malam, bertepatan dengan walimatul khitan putra dari Ryan Mahendra yang notabene adalah putra sulung dari Haji Haryanto digelar wayang kulit virtual dengan lakon Bimo Kridho dengan Dalang Ki Bayu Adjie Pamungkas yang diiringi karawitan binaan Haji Haryanto yakni Laras PO Haryanto.

Acara yang ditayangkan secara live di channel YouTube PO Haryanto Official tersebut juga disaksikan secara langsung di lokasi oleh putra daerah bertangan dingin asal Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri Suparno Parnaraya dan Wakil Ketua Umum Paguyuban Keluarga Wonogiri (PAKARI) Lesna Purnawan.

Kedatangan dua tokoh asal Kota Sukses tersebut disambut hangat oleh Haji Haryanto dan Ryan Mahendra. Berkunjungnya Suparno Parnaraya sebagai balasan atas kunjungan Ryan Mahendra ke Kitagawa Pesona Bali pada akhir Februari 2020.

Haji Haryanto dalam sambutannya mengajak masyarakat agar menjaga persatuan dan kesatuan di tengah pandemi COVID-19.

“Jangan lupa tetap melaksanakan protokol kesehatan kerena agama islam sudah mengajari, jangan was-was karena itu adalah setengah penyakit namun harus tetap waspada karena itu adalah setengah kesembuhan dan tetap beribadah dengan tertib,” katanya.

Pengusaha dermawan tersebut menegaskan acara tersebut merupakan sarana melestarikan budaya.

“Kita harus nguri-uri kebudayaan warisan leluhur. Semoga ekonomi Indonesia bangkit,” ungkapnya.

Dia menambahkan untuk santunan kepada sekitar 4000 anak yatim piatu yang biasanya digelar di garasi dikarenakan karena Pandemi COVID19 maka akan dibagikan kepada perwakilan. (red)

Tinggalkan Balasan