Solo- Gibran Rakabuming Raka meneruskan aksi kemanusiaannya selama pandemi Covid-19, kali ini di RT 4, RW 17, Ngipang, Kadipiro, Jumat (7/8/2020) pagi.

Sekitar pukul 08.30 WIB, Gibran datang menyapa warga yang sudah tertib bermasker dan duduk di kursi yang sudah ditata berjarak.

Gibran menyalurkan sebanyak 120 paket sembako. Sukasno selaku Ketua RW setempat menyampaikan distribusi sembako tersebut akan diserahkan kepada warga yang belum mendapat bantuan pemerintah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Mas Gibran yang sudah silaturahmi ke kampung kami. Mas Gibran bagikan 120 paket sembako, nantinya akan kita berikan kepada warga yang terdampak pandemi, yang belum kedapatan bantuan dari pemerintah,” jelasnya.

Gibran pun turut memberikan buku tulis dan susu kepada anak-anak yang berada di sekitar perkampungan. Dalam kesempatan itu, Gibran turut membesuk Suparjo (60) salah satu warga yang menderita stroke dan diabetes.

Saat bertamu, Gibran menanyakan kondisi Suparjo. “Gerah nopo, Pak? Sampun dangu?, ” tanya pemilik Mangkokku itu.

Mugiman selaku Ketua RT pun menjelaskan kronologi Suparjo yang sakit berawal dari ia jatuh kepleset di kamar mandi.

Dengan terbata-bata, Suparjo turut menjelaskan apa yang ia rasakan. Sekitar 15 menit Gibran berbincang dengan Suparjo dan keluarga. Ayah La Lembah Manah itu pun menawarkan bantuan antarjemput periksa ke fasilitas kesehatan menggunakan ambulans.

Lebih lanjut, Mugiman meminta Gibran untuk meninjau kondisi Sungai Pleret yang membutuhkan perhatian lantaran dampak limbah plastik, kotoran babi, tekstil hingga limbah dari pabrik tahu dan tempe.

“Sudah 5 tahun seperti ini, Mas. Warga jadi tidak nyaman dengan baunya, ini sudah sampai ke Pak Ganjar juga, anggota DPRD juga sudah. Tapi masalahnya belum selesai,” keluh warga.

Gibran pun berbincang banyak mengenai kondisi sungai, ia pun meminta tim untuk mendokumentasikan keadaan sungai dan menjadikannya sebagai catatan tersendiri.(lilm)

Tinggalkan Balasan