Solo- Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta gelar supervisi administrasi dan keuangan di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Kamis (6/8/2020).

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan ucapan selamat datang oleh Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti MPd. Hadir tim supervisor yang terdiri dari Drs H Tridjono, Drs H Yatimun, HM Arifin Turmidzi dan Drs H Harminto.

“Selamat datang tim supervisor. Semoga yang sudah disiapkan tim baik 8 standar pendidikan plus al Islam, Kemuhammadiyahan dan bahasa Arab bisa terpotret keunggulan sekolah,” ungkap Sayekti.

Dunia pendidikan merupakan salah satu bidang yang terdampak pandemi Covid-19 yang masuk ke Indonesia sejak Maret 2020. Tidak menyurutkan untuk bekerja keras, ikhlas, cerdas dan tuntas untuk memamerkan layanan standar kompetensi kelulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian, standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, al-islam dan kemuhammadiyahan.

“Kegiatan dilakukan satu tahun sekali. Bertujuan membina sekolah Muhammadiyah agar berjalan lancar dan memberikan solusi jika ada permasalahan terutama yang berkaitan dengan keuangan dan administrasi,” ujar Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Solo Tridjono dalam evaluasi dan pembinaan dinas.

UN dihapuskan, Tridjono menyarankan ada perbaikan dalam sistem pembelajaran di sekolah berupaya memunculkan ciri khas, inovasi dan prestasi baik lembaga maupun peserta didik.

Sekolah tertua di Kota Solo yang kini berusia 85 tahun telah mengantongi branding terakreditasi A (unggul) BAN S/M, sekolah sehat, sekolah adiwiyata, perpustakaan modern terakreditasi Perpusnas RI, UKS Modern dilengkapi 1 set gigi, kantin sehat, dapur sehat, Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS), Lab Jurnalistik “Radio Solo Belajar” dan berbagai laboratorium penunjang kegiatan sekolah.

Sementara itu, disela-sela supervisi Wakil Kepala Sekolah bidang Humas Jatmiko mengatakan sekolah mengimplementasikan pembelajaran daring yang memasyarakat secara masif via radio streaming “Radio Solo Belajar” diperkuat via youtube.

“Alhamdulillah, Safaraz Aufa Azalia terpilih jadi peserta webinar Direktorat PSD Kemendikbud RI dan Ananda Fafa panggilan akrabnya berhasil mengedukasi lawan Covid-19 via Radio Muhammadiyah di bawah naungan Majelis Pustaka dan Inormasi Pimpinan Pusat di hari Anak Nasional,”ucap Jatmiko.

Terakhir, acara ditutup ucapan terima kasih kepala sekolah Hj. Sri Sayekti. Dirinya mengatakan menjadi sekolah unggul ada tiga kunci mengawal pembelajaran yang awalnya menggunakan tatap muka di sekolah diubah menjadi Belajar Dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) via online.

“Kembangkan sekolah, berinovasi dan berprestasi meski masa pandemi Covid-19, sejahterakan warga sekolah dan jangan tinggalkan persyarikatan, bersinergi dan mantap gotong royong pelibatan orang tua wali murid,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan