Klaten-Bertempat di aula Kantor Desa Jetis Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten telah dilaksanakan acara pertemuan rutin Paguyuban KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Mandiri Kecamatan Juwiring, Rabu (29/07/2020)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Juwiring yang diwakili Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kec. Juwiring Ibu Hartiyem , Koordinator PPL Kec. Juwiring, Danramil 21/Juwiring Kodim 0723/Klaten yang diwakili Pelda Suyono, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Jetis , Ketua Paguyuban KTNA Mandiri Kecamatan Juwiring Ir. H. Suharno beserta anggota, Perangkat Desa Jetis dan perwakilan Poktan dan Gapoktan se-Kecamatan juwiring

Dalam sambutannya Ir. H.Suharno selaku Ketua KTNA Kecamatan Juwiring mengatakan untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan nasional, tidak bisa hanya mengandalkan Dinas Pertanian saja. Tetapi butuh peran dari banyak pihak untuk merealisisaikan program tersebut. Salah satunya, adalah dukungan dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) serta para Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS).

Juga diharapkan pelaksanaan Rutin Pertemuan KTNA selalu dinamis dan siap di depan membantu petani, serta meningkatkan koordinasi kepada pemerintah. Ia juga mengingatkan pentingnya para petani terdaftar dalam kelompok tani, karena kedepannya untuk memperoleh bantuan dari pemerintah dan pupuk subsidi melalui kelompok tani.

Ia juga berharap para petani menggunakan potensi alam untuk dapat memaksimalkan produksi dan produktivitas hasil Pertanian, terutama pada masa pandemi Covid-19 ini.

Sementara itu di tempat terpisah, Danramil 21/Juwiring Kapten Inf Srimin mengatakan bahwa TNI AD telah bekerja sama dengan Kementan RI dalam rangka mewujudkan Indonesia swasembada pangan, tentunya untuk mewujudkan itu perlu adanya kerjasama antara Babinsa, PPL dan petani di lapangan. Babinsa hadir ditengah-tengah petani salah satunya untuk mengetahui permasalahan di bidang pertanian untuk kita atasi bersama.

“Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Kec. Juwiring, Koramil 21/Juwiring siap untuk mendampingi semua pihak terutama para petani untuk aktif dalam meningkatkan eksistensi KTNA mewujudkan petani yang mandiri dan sejahtera, “pungkas Danramil.( red ).

Tinggalkan Balasan