Pemalang – “TMMD Pengabdian Untuk Negeri” merupakan tema TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sekuyung tahap II tahun anggaran 2020. Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Inf Irvan Christian Tarigan S.I.P., M. Han, Rabu (30/7) menutup sekaligus menyerahkan proyek hasil TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2020 kepada Bupati Pemalang.

Penandatanganan berita acara dan penyerahan hasil TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2020, dari Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Infanteri Irvan Christian Tarigan, S.I.P., selaku Dansatgas TMMD Sengkuyung tahap II tahun 2020 kepada Bupati Pemalang Dr. H. Junaedi, SH., M.M., yang di wakili oleh Kepala Dispermasdes Kab Pemalang Drs. Tetuko Raharjo bertempat di Aula Makodim.

Letkol Infanteri Irvan Christian Tarigan, S.I.P., selaku Dansatgas TMMD menyampaikan program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD merupakan bagian dari kegiatan pembangunan yang di fokuskan pada wilayah desa, karena TMMD di laksanakan melalui tahap perencanaan yang melibatkan berbagai Instansi dan masyarakat di tingkat awal dan selanjutnya di bahas secara terpadu lintas sektoral antara TNI, Kementrian/Lembaga Pemerintah non kementrian dan pemerintah daerah serta komponen bangsa lainnya.

Lebih lanjut  Dandim, mengatakan kehadiran TNI ditengah masyarakat untuk bersama-sama membangun desa khususnya selama 30 hari. pelaksanaan TMMD mempunyai arti dan peran setrategis untuk membangkitkan kembali semangat kebersamaan, gotong royong serta menumbuhkan kembali nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur bangsa, diharapkan akan lahir kembali rasa kebangsaan yang tinggi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam membangun bangsa yang pada gilirannya untuk mewujudkan kesejahteraan, keamanan dan kemajuan, ini merupakan salah satu bentuk upaya kita bersama mendekatkan TNI dengan rakyat sehingga makin mencintai dan dicintai oleh rakyatnya.

“Terimakasih yang tulus dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh masyarakat atas dukungan dan kerjasamanya sehingga kegiatan TMMD ini dapat kita realisasikan sesuai harapan yang di capai benar benar dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya desa Gapura kecamatan Watukumpul agar menjaga dan merawatnya setelah jalan di buka, yang tidak kalah pentingnya kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan serta mengikuti aturan dan himbauan dari pemerintah terkait pencegahan covid-19 di kec. Watukumpul” Pungkas Dandim

Pada kesempatan yang sama Bupati Pemalang Dr. H. Junaedi, SH., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dispermasdes Kab Pemalang Tetuko Raharjo, mengatakan TMMD Sengkuyung II Tahun 2020 di Kabupaten Pemalang dilaksanakan selama 30 hari dari tanggal 30 Juni sampai dengan 29 Juli 2020 di Desa Gapura Kecamatan Watukumpul dengan membuka akses jalan baru yang menghubungkan Desa Gapura dengan Desa Bodas sepanjang 2 km yang dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat.

Lebih lanjut menurut Bupati, tingginya angka penambahan pasien yang terkontaminasi covid-19 di Kabupaten Pemalang. Untuk itu saya menghimbau jika merasa tidak sehat harus memiliki kesadaran untuk ‘mengisolasi diri’ selama 14 hari sama dengan masa inkubasi penyakitnya. Jaga diri, jaga keluarga dan jaga persaudaraan. Jaga masyarakat, dengan memberi jarak aman dan sedapat mungkin menghindari keramaian jika memang tidak mendesak. Bisa jadi kita merasa sehat, tapi malah bisa jadi kita yang membawa bibit penyakit, Pungkasnya

Usai acara tersebut dilanjutkan paparan Danramil 12/Watukumpul Kapten Cpm Suwaryo tentang pelaksanaan program TMMD Sengkuyung tahap II TA 2020 di desa Gapura Kec. Watukumpul.

TMMD Sengkuyung tahap II tahun 2020 di di desa Gapura Kec. Watukumpul Kab. Pemalang dengan sasaran fisik antara lain Pembangunan makadam jalan (Telford) panjang 985 meter dan lebar 3 meter, Bronjong Kawat panjang 5 meter lebar 1 meter dan tinggi 0,7 meter, Plat Deker 4 buah dengan panjang 4 meter, lebar 1 meter dan tinggi 0,7 meter dan pembangunan Talud panjang 50 meter, lebar 0,3 meter dan tinggi 1,5 – 2 meter.

TMMD kali ini juga dapat mengerjakan sasaran tambahan (over prestasi) berupa bedah rumah tidak layak huni (RTLH) 2 unit milik Nurwandi (31) buruh tani warga dan milik Tolibin (30) buruh tani keduanya warga desa Gapura dan peningkatan jalan baru yang semula jalan setapak menjadi lebar 3 meter sepanjang 2000 meter yang merupakan jalan tembus antara desa Gapura menuju Bodas kecamatan Watukumpul disepanjang igir pegunungan Igir Rampel. (RedG /candra).

Tinggalkan Balasan