Wonogiri – Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau lebih dikenal dengan COVID19 tidak membuat semangat untuk berinovasi dan berptestasi bagi murid SMAN 1 Purwantoro menurun. Buktinya sekolah yang terletak di Jalan Tegalrejo Raya, Tegalrejo, Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57695 tersebut baru saja menorehkan dua prestasi gemilang di tingkat nasional.

Salah satunya meraih Juara 3 nasional lomba Jambore Adiwiyata Gemilang Inovasi dengan tema Eksperimen Mitigasi COVID19. Masker dengan aroma terapi karya murid sekolah yang dipimpin oleh Dr Uswatun Hasanah tersebut mampu berbicara di kancah nasional.

Audi Mega Kartikasari, salah satu murid yang mengikuti lomba tersebut, beberapa waktu lalu ketika ditemui redaksi mengatakan dia bersama teman-temannya membuat masker aroma terapi dari bahan limbah.

“Semuanya dari limbah, maskernya sendiri dari kain perca, aroma terapinya dari daun minyak kayu putih kering yang kami dapatkan di Hutan Kucur. Daun kering tersebut direndam, diblender, dicetak, dikeringkan, dipotong dan dimasukkan dalam masker,” beber siswa kelas 12 IPA 1 tersebut.

Ide awal, didapatkannya setelah melakukan browsing di internet.

“Kami berinovasi mengurangi limbah agar lebih bermanfaat,” jelasnya.

Terkait tingkat keefektifan dari masker aroma terapi tersebut, dia menjelaskan pengguna masker tersebut akan merasakan khasiat dari Zat Sineol yang ada di dalam minyak kayu putih.

“Kalau biasanya, memakai masker khan sesak dan kurang nyaman, namun ketika memakai masker aroma terapi akan berbeda dan Zat Sineol mempunyai khasiat membunuh virus,” tegasnya. (red)

Tinggalkan Balasan