Solo- Wakil rektor bidang akademik, Dr. Rispantyo. MS.i, melepas sebanyak 890 mahasiswa yang akan mengikuti KKN 2020 Unisri secara daring, bertempat di gedung B ruang seminar lantai 3 (23/7).

Dalam sambutannya dia menyampaikan bahwa para mahasiswa akan di terjunkan ke beberapa daerah di Indonesia antara lain NTT, Lampung, Papua, Kalimantan, Sumatra dan Jawa Tengah berdasarkan wilayah masing-masing mahasiswa dari tanggal 23 Juli-31 Agustus 2020.

Lebih lanjut dia menyampaikan KKN merupakan salah satu bagian dari tri darma perguruan tinggi yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa, karena kondisi pandemi covid-19 maka Unisri tidak bisa menjalankan kkn secara konfensional dengan terjun ke lapangan dan berinteraksi langsung dengan warga seperti tahun-tahun lalu, untuk itu kami memutuskan untuk melaksanakan kkn secara daring untuk melindungi keselamatan dan kesehatan mahasiswa dan masyarakat dari penularan covid-19.

Dari sekian mahasiswa akan dibimbing sebanyak 24 dosen pembimbing lapangan, mereka akan membimbing mahasiswa selama kkn. Kami atas nama Universitas Slamet Riyadi berterimakasih pada seluruh jajaran yang telah berperan serta dalam pelaksanaan kkn baik di tingkat rt, rw, kelurahan, kecamatan, kabupaten dan seluruh warga dimana mahasiswa Unisri berada.

“Kami berpesan kepada seluruh mahasiswa kkn yang terjun di masyarakat untuk menjaga nama baik diri sendiri dan jaga nama baik Universitas Slamet Riyadi, kedepankan etika yang baik dalam kondisi apapun baik dalam hal berkomunikasi maupun bergaul, kerjakan program-program yang telah disusun dengan semangat dan motivasi yang tinggi untuk dapat membantu pemerintah terutama dalam hal pencegahan virus corona,” pungkasnya.

Sementara di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Dr. Anita Trisiana. SP.d. MH, selaku ketua LPPM Unisri menyerahkan mahasiswa yang KKN dan berdomisili disana kepada Waluyo. SH, selaku Lurah Plesungan.

Dia menyambut baik atas penyerahan mahasiswa KKN Unisri, kami berharap dengan adanya mahasiswa KKN Unisri di Desa Plesungan bisa mengedukasi warga tentang pencegahan covid-19.(red)

Tinggalkan Balasan