Semarang- Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan seminar nasional pendidikan secara daring dalam bentuk webinar. Kegiatan ini dilaksanakan baru-baru ini. Seminar nasional pendidikan ini adalah yang keempat kalinya diadakan oleh Prodi PGSD UPGRIS.

Melalui kegiatan seminar ini diharapkan dapat membuka wawasan dan menjadi jalan bagi orang tua dan guru dalam menjalankan perannya masing-masing sebagai perantara pembelajaran bagi putra-putrinya baik di rumah maupun di sekolah dalam era pembelajaran new normal. Sehingga orang tua dan guru dapat mengatasi permasalahan yang muncul ketika belajar dari rumah agar nantinya tujuan pendidikan dapat tetap tercapai. Penyampaian informasi tersebut dikemas dalam bentuk webinar dengan tema “Peran Orang Tua dan Guru dalam Pembelajaran di Era New Normal”.

Narasumber dalam kegiatan ini ada dua yakni, Prof. Hendra Gunawan, Ph.D. yang merupakan Guru Besar ITB Peraih Habibie Award sekaligus sebagai ilmuan paling produktif yang mendedikasikan dirinya pada hak pendidikan anak melalui platform “Anak Bertanya Pakar Menjawab”. Selain itu ada Ibu Desi Maulia, S.Psi., M.Psi, Psi, Dosen Universitas PGRI Semarang yang merupakan Kepala Pusat Bimbingan Konseling dan Layanan Psikologi LPP Universitas PGRI Semarang.

Ketua Program Studi PGSD, Sukamto M Pd menuturkan, pendidikan di era new normal saat ini orang tua dan guru harus memberikan respon yang aktif kepada putra-putrinya.

“Pemilihan narasumber adalah bentuk perwujudan dari tema yang telah dibuat. Di masa pandemi seperti ini orang tua dan guru tentu harus berperan lebih aktif terhadap putra-putrinya, sehingga penting bagi kita semua belajar terkait dengan peranan dalam pembelajaran di era new normal ini,” kata Sukamto, Selasa (14/7).

Kegiatan seminar ini diikuti oleh 12 orang pemakalah pendamping yang terdiri dari dosen, guru SD dan mahasiswa. Selain itu, peserta yang hadir lebih dari 250 orang yang berasal dari dosen di Universitas PGRI Semarang, dosen PTN dan PTS se-Indonesia, mahasiswa Universitas PGRI Semarang, mahasiswa PTN dan PTS se-Indonesia, Kepala Sekolah se-Jawa Tengah, Guru TK, SD, SMP, SMA dan sederajat se-Jawa Tengah, alumni UPGRIS se-Indonesia dan pemerhati pendidikan.

Dalam penyampaiannya, Prof Hendra mengungkapkan, orang tua harus memberikan petunjuk sejak dini kepada anak-anak dalam menentukan cita-cita.

“Anak-anak perlu memiliki cita-cita sejak kecil, dan orangtua perlu memberikan pengalaman baru supaya menjadi pijakan anak untuk memiliki cita-cita,” papar Hendra.

Tidak hanya memberikan petunjuk dalam menentukan cita-cita saja, kata Desi Maulia, pemateri kedua, ia mengatakan orang tua harus memberikan ruang baca kepada anak dan orang tua harus membiasakan melakukan kegiatan bersama kepada anak.

“Pembiasaan membaca, penyediaan buku bacaan, dan melakukan kegiatan bersama menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan orangtua bersama anak,”tutur Desi.

Desi juga mengharapkan, pelaksanaan belajar dari rumah perlu memperhatikan kesehatan mental anak, jadwal kegiatan, konsistensi orangtua, dan kerjasama dengan guru demi tercapainya pembelajaran dari rumah. (RedG/Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Balasan