Sukoharjo-Banyak cara untuk mengubah sebuah kampung menjadi lebih bersih, hijau, sehat dan produktif. Salah satunya di kampung Madyorejo RT 01 RW 07, Kelurahan Jetis Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo. Perkampungan ini memanfaatkan lahan mangkrak dan diubah menjadi lahan pertanian.

“Ini pemanfaatan lahan mangkrak, kebetulan di sini ada beberapa warga yang longgar waktu dan tenaganya serta mau untuk mengerjakan lahan tersebut, sekitar 8 orang telah membuka lahan dengan petak-petak sehingga menjadi tanggung jawab dengan tujuan dapat dimanfaatkan dengan tanaman,” ungkap Rudy Setyohadi, selaku ketua RT 01 RW 07 Madyorejo, Kelurahan Jetis Sukoharjo,Sabtu (4/7).

Lokasi lahan tersebut tidak begitu luas, kurang lebih sepanjang 25 meter dengan lebar 13 meter yang berada di tepi jalan KH. Dewantara berdekatan dengan SMAN 1 Sukoharjo. Lahan tersebut persisnya berada di Lingkungan RT 01 RW 07, meski tergolong kecil lahan tersebut awalnya ditumbuhi semak belukar setinggi 1 meter dan sekarang terlihat sangat ijo royo-royo tumbuh berbagai macam tanaman seperti pohon pisang, ketela pohon yang bersifat tanaman jangka panjang waktu panennya, namun untuk waktu panen jangka pendek seperti taman kacang tanah dan sayur-sayuran seperti kangkung, kacang panjang, gambas, pare, terong ungu, cabai, bayam, sawi, tomat telah berbuah

Warno Sukeng salah satu penggarap lahan saat dijumpai, beliau menyampaikan, bahwa semua bibit tanaman ini didapat dari swadaya masing-masing penggarap lahan dengan menelan biaya banyak Rp. 350.000,- dari mulai menyiapkan lahan, mukai tanam bibit, pemupukan sampai panen, untuk umur tanaman sampai saat ini kisaran 3 bulan dan kemudian untuk tanaman yang berumur pendek mulai membuahkan hasil seperti kangkung, bayam dan sawi telah 3 kali dipanen.

Kemudian hasil panen seperti kangkung dan Bayam, selain untuk dikonsumsi sendiri juga untuk warga sekitar yang mau dan membutuhkan untuk dimasak. Prinsip bertani adalah warga dapat mengolah lahan yang semula semak belukar dapat berubah menjadi lahan produktif dan kelihatan hijau, bersih dan sehat bagi lingkungan.

“Harapan kami supaya terus ditingkatkan dan kembangkan,” katanya. (Begug SW)

Tinggalkan Balasan