Pemalang – Semua tertata sesuai dengab protokol kesehatan, sebelum masuk gedung ada empat tempat cuci tangan. Petugas absensi langsung mengecek suhu badan menggunakan thermo gun, kursi tempat antripun ada jarak minimal satu meter, petugas pengecekan berkas dan verifikasi semuanya memakai masker dan ada ouka yang memakai face protector, itulah gambaran tempat verifikasi berkas setelah pendaftaran online di SMPN 2 Pemalang. Semua sesuai dengan protokol kesehatan dam masa pandemi corona ini.

Tentunya saat orang tua yang memiliki anak untuk didaftarkan ke sekolah lanjutan pertama sangat konsen untuk mendaftarkan ke SMPN. Tidak ketinggalan pula istri bupati Pemalang, Hj. Irna Setiawati.

Dalam kesibukannya, ia datang sendiri untuk mendaftarkan anaknya di SMPN 2 Pemalang. Tanpa menyuruh ajudan maupun bawahannya untuk mendaftarkan putrinya ke sekolah SMPN ini.

“Hal ini patut di apresiasi, dan suatu hal yang perlu ditauladi” kata kepala sekolah SMPN 2 Pemalang Tri Doyo Basuki, Selasa (23/6).

Hal ini juga disampaikan oleh panitia penerima verifikasi berkas pendaftaran.

“Hal ini merupakan tauladan yang baik, sesibuk-sibuknya istri bupati serta anggota dewan provinsi masih sempat mendaftarkan putrinya secara pribadi.” jelas pak guru.

Putri pasang Junaedi – Erna ini mendaftarkan diri lewat jalur prestasi. Putri alumni SDIT Buah Hati Pemalang ini mempunyai nilai akhir 801.00.
(RedG).

Tinggalkan Balasan