Pacitan – Pilkada yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 ini semakin menghangat. Dimasa Pandemi tidak meyurutkan sembilan (9) partai akan mendukung keponakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun masih ada empat (4) partai yang masih dalam tanda tanya. Kabar yang beredar dimasyarakat Pacitan ada dua nama kuat bakal calon bupati yaitu Indrata Nur Bayuaji (INB) dan Gagarin Sumrambah.

Kedua bakal calon tersebut berasal dari partai yang berbeda. Dimana Indrata Nur Bayuaji menaiki kendaraan partai Demokrat, sedangkan Gagarin Sumrambah masih belum jelas. Gagarin belum jelas kendaraan politiknya.

Padahal, Gagarin merupakan sosok besar dalam partai Golongan Karya (Golkar)tetapi, sejauh ini yang terlihat di Gagarin Sumrambah belum juga membawa bendera partai.

Saptono, sebagai tokoh partai Golkar dan juga menjadi wakil ketua tim penjaringan pilkada dari DPC partai Golkar Pacitan mengatakan, bahwa Gagarin sudah masuk dalam daftar kotak di partai Golkar.  Hal itu sangat lah jelas karena Gagarin Sumrambah, menurut Saptono, pernah mengambil formulir pendaftaran Calon Bupati Pacitan di partai Golkar dan juga masuk dalam admistrasi.

Soal sembilan partai yang sudah melakukan deklarasi untuk mendukung Indrata Nur Bayuaji tersebut, Saptono justru mengatakan, bahwa sembilan(9) partai tersebut belum tentu benar-benar mendukung.

“Pada prinsipnya secara organisatoris teman-teman partai yang di nilai merapat ke Indrata Nur Bayuaji, tersebut kan belum administratif secara tertulis karena di dalam berpolitik itu intinya menemukan kepentingan lantas kepentingan teman-teman apa sudah bertemu dengan Aji,tapi saya yakin juga belum bertemu,”katanya, Rabu (3/6)

Tapi untuk kedepan, menurut Saptono yang paling penting adalah sebuah pertemuan partai secara organisatoris.

“Yang penting kan pertemuan partai secara organisatoris dulu,” tambahnya.

Dan perlu di ketahui, bahwa Partai Golkar, mempunyai tiga (3) bakal calon yang sangat kuat yaitu Ketua DPD Partai Golkar Pacitan Efendi Budi Wirawan, Sekretaris Partai Golkar Pacitan Gagarin Sumrambah dan juga Almira Adellia Damayanti.

Saptono juga menilai, bahwa partai Golkar mempunyai calon-calon yang lebih unggul dari pada calon-calon partai lain dan kualitas  calon-calon dari partai Golkar tidak bisa di ragukan lagi.

“Kalau calon-calon yang muncul di partai Golkar ini sudah tidak bisa di ragukan lagi. Urusan interprener calon-calon dari Golkar ini sudah nomer satu bila di bandingkan dengan calon-calon dari partai lain,” tegasnya.

Di tanya soal isu yang berkembang tentang Gagarin Sumrambah, ada mis komunikasi dengan Ketua DPD Partai Golkar Pacitan dan di kabarkan juga, bahwa tidak akan mendapatkan rekomendasi oleh partai Golkar.menurut penuturan Saptono, itu nantinya adalah suatu kebijakan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kewenangan itu ada di DPP dan DPP, mempunyai hak untuk memberikan penilaian.dan kita juga masih menunggu hasil dari DPP.siapa yang akan di rekom nanti,” ucap Saptono.

Tapi bila melihat dinamika saat ini.kira-kira siapa kah nanti yang akan di rekom untuk menjadi Calon Bupati Pacitan ke depan oleh DPP partai Golkar.saptono, menegaskan bahwa DPC tidak boleh mendahului kewenangan pusat.tapi Saptono meyakini bahwa calon-calon dari partai Golkar adalah orang-orang paling nomer satu di pacitan.

“Partai Golkar tidak boleh mendahului DPP, tapi kita punya keyakinan, kalau melihat calon Bupati dari Golkar tinggal dua orang yaitu Budi dan Gagarin. Dua orang ini menurut saya adalah orang yang paling nomber one di Pacitan,” jelas nya

Saat di beri pertanyaan tentang keoptimisan calon dari partai Golkar untuk menang dalam pilkada Pacitan ke depan, Saptono mempunyai keyakinan untuk menang. Lanjut Saptono, calon-calon di partai Golkar itu orang paling kuat.

“Ya kalau tidak optimis menang bagaimana.karena kita ini memilih yang nomer satu kok,”pungkasnya (RedG/Apri)

Tinggalkan Balasan