H. Soebroto, bakal calon bupati Pacitan.

Pacitan – Dalam masa pandemi corona dan nantinya kalau diberlakukan new normal, tetap bersanding dengan corona perlu memberlakukan protokol kesehatan dan tetap waspada serta berdoa  dengan menjalankan perintah agama secara baik dan benar.

Hal ini seperti diungkapkan oleh bakal calon bupati Pacitan H. Soebroto. Menekankan pentingnya introspeksi dan mawas diri terhadap Covid-19 dengan landasan ketakwaan pada Allah.

“Aturan agama harus dipraktekkan sehari hari dengan menjalankan introspeksi dan extropeksi diri sendiri, lalu ke lingkungan kemudian masyarakat. Maka akan tercipta mawas diri secara keseluruhan dan tak mungkin permasalahan Covid ini hanya kita saja bisa menyelesaikan tanpa bantuanNya”. jelasnya.

Subroto mengatakan umat Nabi Muhammad SAW sepantasnya harus berdoa.  Dengan mengamalkan tolak bala setiap waktu dan ia pun memberikan contoh doa tolak bala itu.

“Kita memohon kepada-Nya dengan Tolak Bala. Berikut doa tolak bala biasa kita lantunkan:
Allahumma bihaqqil faatihah wasirril faatihah ya faarijal hammi wa yaa kaasyifal ghammi ya man lli ibaadihii yaghfiru wayarham. Yaa daafi’al bala’i yaa Allah wa yaa daafi’al bala’i yaa rahmaan wa yaa daafi’al balaa’i yaa rahiim. Idfa’ annal gholaa’a wal balaa’a wal wabaa’a wal fahsyaa’a wal munkarra was suyuufal mukhtalifata wasy syada ida wal mihana maa dhahara minhaa wamaa bathana min baladinaa hadzaa khash shataw wamibbul daanil muslimiina ‘ aammatan innaka’ alaama tasyaa’u qadiir“, pungkasnya, minggu (31/5)

(Artinya: Ya Allah, dengan kebenaran fatihah dan dengan rahasia yang terkandung dalam fatihah, ya Allah Tuhan Yang melapangkan kedudukan dan Yang menghilangkan kesedihan, Ya Allah Tuhan Yang Maha kasih sayang kepada hambanya, Ya Allah, Tuhan Yang menghindarkan bala, Ya Allah Tuhan Pengasih Yang menolakkan bala, Ya Allah Tuhan Yang Maha Penyayang Yang menjauhkan bala, tolakanlah dari kami malapetaka, bala, bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan yang tersembunyi, dalam negara kami khususnya dan dalam negara kaum muslimin pada umumnya, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.)

Sementara itu Wakil Bupati Pacitanyyang juga digadang gadang menjadi bakal calon bupati Pacitan ditemui terpisah mengatakan maksud berdamai dengan covid-19, artinya dengan memahami virus mengetahui bagaimana cara mengatasinya.

“Sebenarnya tubuh virus covid-19 terbungkus dari lemak dan lemak itu dapat dihilangkan dengan sabun detergen atau sabun mandi, bayclean dan lainnya. Mandi pun harus kramas dan baju baru dari luar langsung cuci.
Selain itu, kita juga harus menjalankan anjuran agama kita”, kata Drs. H. Yudi Sumbogo.

H. Soebroto dan H. Yudi keduanya menunggu rekomendasi dari  Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono untuk melaju di Pilkada Pacitan (RedG/Soni EA)

Tinggalkan Balasan