Kades Sukoharjo Drs. H. Moh. Adnan

Pacitan – Surat edaran (SE) Bupati Pacitan nomor 443/066/408.21/2020, tertanggal 16 April mengenai Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Corona virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Pacitan, menghimbau mengantisipasi penyebaran Covid-19. SE direspon positif oleh semua Kepala desa dan masyarakat. Tidak terkecuali kepala desa, perangkat desa dan masyarakat desa Sukoharjo.

“Kami mengupayakan untuk koordinasi segenap lapisan masyarakat dan struktural Desa Sukoharjo. Hasil kesepakatan, kita menyiapkan segala sesuatunya.” jelas Kades Sukoharjo Drs. H. Moh. Adnan, Jum’at (29/5)

Kades menjelaskan bahwa di depan Kantor Desa Sukoharjo telah disiapkan tempat cuci tangan plus sabun, Thermo Gun, pencatatan luar masuk dan penyemprotan disinspektan, alat alat ini digunakan setiap waktu bagi pendatang.

Kepala Desa Sukoharjo sudah memperintahkan masing masing dusun membentuk relawan serta tugasnya pun sudah dijalankan yaitu mendata warga di tiap tiap dusun wilayah desa Sukoharjo.

“Data dari tiap dusun kita musdeskan lalu kita sisihkan dana desa sebesar kurang lebih 25% bagi para relawan Desa Sukoharjo dan bantuan kemanusiaan warga kami”. Jelasnya.

Kepala Desa Sukoharjo mengatakan tidak perlu menjadi Kampung Tangguh Semeru secara formal seperti yang diprogramkan polda Jawa Timur, dengan kesiapan tersebut sebenarnya sudah menuju kesiapan Desa tangguh. Penanganan Covid-19 di Desanya tidak ada target tapi menghitung alokasi dana.

“Kita tidak harus menyiapkan tempat Isolasi Mandiri, Dapur umum, Gudang Perbekalan karena kita sudah mengantisipasi sebelumnya. Kita sudah melakukan protokol kesehatan dari pemerintah seandainya ada pendatang ke desa kami. Alhamdulillah Desa Sukoharjo tidak ada terdampak”, Jelas Drs. H. Moh. Adnan Kepala Desa Sukoharjo Pacitan. (RedG/Soni EA)

Tinggalkan Balasan