Pacitan – Guna memperkuat ketahanan serta kemandirian masyarakat terhadap bahaya virus corona, Polres Pacitan, Kodim 0801 Pacitan dan Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) membentuk Desa Tangguh Covid-19. Sebagai tahap awal yang berada di Desa Kembang, Pacitan, Jawa timur.

Alasan kenapa Launching Desa Tangguh Covid-19,di adakan di Desa yang menjadi zona merah pertama di Pacitan. Kapolres Pacitan, AKBP Didik Hariyanto, menjelaskan bahwa Desa Kembang menjadi Desa pertama kali menjadi zona merah dan desa yang menjadi pasien terbanyak di Pacitan dengan jumlah Pasien sebanyak lima orang.

Perlu di ketahui, Kampung Tangguh Covid-19 ini merupakan program dari Kapolda Jawa timur sebagai Desa percontohan penanggulangan Covid-19 di Pacitan.

“Ini adalah program dari Kepala Polisi Daerah (Kapolda),Jawa timur, kemarin sebagai pilot proyek berada di Kota Malang dan kenapa di Pacitan di adakan di Desa Kembang? karena Desa Kembang ini menjadi desa percontohan, desa ini sudah terpapar lima orang. Kemarin sudah ada yang sembuh dua orang. Lain dari itu masyarakat juga melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari secara mandiri,”Jelas Didik Hariyanto.Selasa (26/5/2020).

Terkait dengan gambaran Desa Tangguh Covid-19 ini.Kapolres menambahkan, bahwa tidak lain adalah peran serta masyarakat yang ikut bersama-sama dengan pemerintah tingkat desa untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Ini memang peran besar masyarakat yang ikut andil dalam pencegahan Covid-19 di desa ini.buktinya sudah ada sceaning data.siapa yang masuk,siapa yang keluar baik dari dalam maupun luar desa kembang.sehingga semua terdata dengan jelas,” pungkasnya Kapolres Pacitan.

Terpisah, Sahudi, Kepala desa Kembang menjelaskan bahwa dengan adanya Desa Tangguh Covid-19 di desanya sangat berharap agar masyarakat bisa paham dan bisa mentaati peraturan-peraturan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah.baik Pemerintah pusat maupun desa.

“Tentunya ini akan menjadi gambaran untuk kita semua,dan dengan adanya program semacam ini akan benar-benar bisa memutuskan mata rantai penyebaran virus corona,” kata Sahudi

Desa yang ia pimpin menjadi zona merah pertama di Pacitan. Sahudi, hanya bisa bisa berharap agar masyarakat bisa memahami keadaan saat ini dan selalu berhati-hati. (RedG /Apri)

Tinggalkan Balasan