Brebes – Forum Guru Besar dan Dosen Putra Putri Brebes memberikan bantuan paket internet kepada mahasiswa di 30 kampus yang sudah terlaksana dalam berbagi.

“77 mahasiswa yang sedang belajar di kampus, “kata Munawir Penganggas Forum Guru Besar melalui keterangan tertulisnya, Sabtu ( 23/05/20) malam.

Menurut Munawir, Kampus yang sudah dibagikan anatara lain yaitu Universitas Pancasakti Tegal, Universitas Muhamadiyah Semarang, Universitas Muhadi Setiabudi , Univeritas Terbuka Purwokerto, STIE Widya Manggalia, Unsoed, Uin Jakarta, Unindra Jakarta, IAIN Purwokerto, Politeknik Mitra Karya, IAIN Cirebon, IAIN Pekalongan, STAI Brebes , STMIK Muhammadiyah Paguyangan Brebes, Universitas Swadaya GJ C, UM Cirebon, STMIK Eresha, Poltek Harapan bersama, Universitas Negeri Semarang dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, UIN Banten, STEI Sebi Depok, Univ. Peradaban, UM Purwokerto, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, STIkes Bhamada Slawi, UMS, Universitas Brawijaya, ISTN, dan Poltek UI.

Selain itu, Munawir mengatakan lembaga tersebut dibentuk pada tanggal 11 September 2018 dan sudah berpayung hukum di keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada nomor AHU-0017520.AH.01.04.Tahun 2019.

“Lembaga ini di bimbing langsung oleh Prof. Dr. Ir. Bunasor Sanim, Msc,. Prof. Dr. Rustono, M.Hum, Prof. Dr. Hamidah, S.E, M.Si,.Prof. Anton Satria Prabuwono, dan Dr. Maufur, M.Pd serta Dr. Abdul Aziz. M.Ag, ” kata dia.

Lebih lanjut, Munawir menjelaskan lembaga ini dalam menjalankan berbagi yaitu memiliki 4 tujuan.

” Wadah silaturahmi pemersatu para guru besar dan dosen putera-puteri kelahiran brebes yang berada di dalam negeri ataupun di luar negeri, Penerapan tridarma perguan tinggi, pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, mudah mudahan bisa pengabdian masyarakat dan penelitian di Brebes, Bertukar informasi terkait dunia pendidikan, penulisan buku, karir dosen, kolaborasi seminar nasional/internasional, sinergitas, penulisan jurnal, beasiswa, ataupun pertukaran pembicara/penguji, kerjasama antar lembaga kampus dan memberikan ide, gagasan ke pemerintah daerah Brebes dalam mewujudkan daerah yang bermartabat, ” ujarnya.

Lembaga ini hampir dibubarkan, lanjut Munawir, Ia menuturkan dibentuknya lembaga ini karena didalam organisasinya banyak warna SDM.

” Dari NU, Muhammadiyah, bahkan beberapa dosen masuk partai politik. Lembaga ini dibentuk itu bukan dalam LSM atau Asosiasi Profesor dan Dosen karena hal seperti itu biasanya sudh ada di kampus bahkan sudah banyak lembaga seperti itu agar menjaga independensi dan kegigihan kerja keras sera kesabaran sampai hari ini masih ada, “katanya.

Sementara itu, Prof Bambang Purwantara Guru Besar Institut Pertanian Bogor mengakui mengapresiasi dalam kegiatan berbaginya.

“Luar biasa. Hanya butuh kesabaran, Tangguh, Cerdas dan Profesional dan bimbingan dari saya, membuat terjun langsung mas Munawir dkk, ” ucapnya. RedG/ Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Balasan