Pemalang – Berdasarkan data dari laman resmi Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang, melalui situs resmi https://infocorona.pemalangkab.go.id/ sampai minggu 12 April 2020 pukul 11:25:52, data terpantau sebanyak 2.264 orang dalam pantauan (ODP), 686 masih dalam pantauan dan 1.578 selesai pemantauan. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 28 orang, sebanyak 11 pasien masih dalam pengawasan, 11 selesai pengawas. Pasien positif Covid-19 tercatat 2 pasien.

Bupati Pemalang H. Junaedi, selaku ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang, SeninĀ  (13/4), pada pukul 17.20 WIB menggelar konferensi pers untuk menginformasikan dan keterbukaan data mengenai perkembangan, situasi dan kondisi yang terjadi di Pemalang.

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang menjelaskan bahwa pada hari senin (13/4) dua orang Pasien Dalam Pengawas yang dirawat du RSUD dr. M. Ashari meninggal dunia. Berjenis kelamin laki-laki, dari kecamatan yang berbeda. Satu pasien yang meninggal dunia berumur 44 tahun dan satunya berumur 61 tahun. Keduanya sampai saat ini belum terkonfirmasi hasil laboratorium apakah positif corona atau tidak.

“Hari ini PDP yang dirawat oleh kami, sedang dirawat di RSUD dr. M. Ashari ada dua orang PDP yang meninggal dunia. Berjenis kelamin laki-laki, yang satu usia 44 tahun, yang satunya usia 61 tahun. Kedua PDP belum terkonfirmasi hasil laboratorium” jelas H. Junaedi.

Pasien pertama meninggal dunia pukul 10.00 WIB dan pasien kedua meninggal pada pukul 11.15 WIB.

Selain itu ketua Satgas Covid-19 Kabupaten juga menginformasikan, sampai saat ini ada (tambahan) tiga warga masyarakat Pemalang yang positif terinfeksi virus corona. Oleh karena itu ketua Satgas menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada.

Kedua pasien dalam pengawasan ini telah dikuburkan dengan memenuhi protokol pemakaman nyang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Serta masyarakat menerima kedua jenazah dengan baik dan legowo. (RedG)

Tinggalkan Balasan