Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang gandeng Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bersama-sama memproduksi masker. Hal ini juga salah satu upaya pemerintah untuk mendorong UMKM tetap bangkit di masa krisis wabah Corona.

Bupati Pemalang H. Junaedi ketika mengunjungi salah satu home industri  pembuatan masker di Desa Muncang kecamatan Bodeh mengemukakan, keterlibatan UMKM dalam pembuatan masker tersebut, untuk meringankan ekonomi warga dari dampak ekonomi adanya  wabah corona.

H. Junaedi juga mengatakan wabah korona tidak hanya berdampak pada kesehatan namun juga berdampak pada ekonomi dan sosial, termasuk para pelaku usaha.

Untuk itu, pihaknya kini menggandeng para pelaku UMKM untuk memproduksi masker, sehingga diharapkan para pelaku usaha tersebut tetap bisa mendapatkan penghasilan.

“Para pelaku UMKM diberikan pengarahan cara membuat masker yang standar atau layak”, ujar H. Junaedi, Sabtu, (11/4/2020)..

Sedangkan terkait teknisnya apakah UMKM tersebut diberikan modal usaha atau hasil produksinya dibeli Pemkab Pemalang, hal ini masih dalam pembahasan, namun yang pasti produksi masker ini menjadi kebutuhan yang mendesak saat ini.

Masker yang diproduksi UMKM ini, menurut Bupati nantinya akan disebarkaan ke beberapa titik atau kecamatan maupun desa yang membutuhkan.

“Tujuannya agar seluruh warga bisa mendapatkan alat pelindung diri, sesuai anjuran pemerintah”, tuturnya.

Sementara untuk memaksimalkan produksi dan keterlibatan UMKM lain, pihaknya akan meminta dinas terkait untuk mendata sejumlah UMKM yang siap memproduksi masker secara massal dan tentunya dengan ketersediaan masker tersebut.

“Hasil UMKM ini akan dibagikan kepada masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran wabah covid-19”, pungkasnya.

Dilokasi Bupati Junaedi melihat secara langsung cara produksi masker yang terbuat dari bahan kain di home industri milik Hadi Sugiono. Di lokasi tersebut, dalam sehari mampu memproduksi sedikitnya 30 lusin masker, dengan memperkerjakan 30 orang dari warga sekitar. (RedG).

Tinggalkan Balasan