Pemalang – Ditengah pandemi covid 19, Team Trainer Global Ecobrick Aliance (GEA) di seluruh dunia melakukan gerakan untuk selamatkan bumi.

Russell Maier bersama istri Ani Himawati selaku Founder GEA menuturkan bahwa kegiatan pembuatan ecobrick sangat cocok di masa pandemi corona ini. Setelah masa pandemi berakhir, produk ecobrick ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal.

“Kegiatan berecobrick adalah salah satu cara untuk tetap aman dan membantu komunitas Anda selama periode CoVid-19. Pembaruan teknik berecobrick dapat mencegah plastik agar tidak menjadi media penularan dan membantu meringankan beban pengelolaan limbah pusat. Selanjutnya setelah pandemi berakhir, kita dapat menggunakan ecobrick kita untuk membangun proyek komunitas hijau untuk menjaga ketahanan lokal.” Kata Maier.

Berdasarkan Buku Putih yang di keluarkan oleh dijelaskan secara ilmiah dan menyeluruh yang melandasi Pedoman Pembaruan Teknis dalam pembuatan ecobrick.

Ditambahkan Russell Maier bersama Ani Himawati Founder Global Ecobrick Aliance Berecobrick CoVid-19: “Mencegah penyebaran SARS-CoV-2 pada Plastik Sekali Pakai Melalui Pembaruan Teknik Berecobrick”.
Global Ecobrick Alliance menganjurkan dalam pembaruan teknik membuat ecobrick pada plastik sekali pakai selama masa pandemi CoVid-19 sebagai salah satu wujud aksi masyarakat dan pemerintah untuk menekan penyebaran virus SARS-CoV-2. Penelitian ilmiah terakhir mengenai penularan virus corona menunjukkan bahwa dari semua material yang diuji, virus bertahan paling lama pada permukaan plastik.

GEA sudah mempublikasikan Buku Putih yang komprehensif disertai penjelasan ilmiah atas Pedoman Pembaruan Teknik Berecobrick yang dapat mencegah penyebaran virus pada palstik sekali pakai.
GEA menganjurkan kegiatan berecobrick selama periode CoVid-19 karena kegiatan ini memberikan layanan yang efektif bagi rumah tangga, komunitas, dalam menyelamatkan planet dan kehidupan.

Pedoman Pembaruan Teknik Berecobrick
Pedoman pembaharuan teknik berecobrick yang aman sesuai dengan buku putih yang dikeluarkan oleh GEA :
Pertama, dengan sesegera mungkin mencuci dan mengeringkan kemasan plastik yang kita pakai saat ini (kemasan makanan, masker, dll) kita dapat mencegah penyebaran virus.
Kedua, dengan memasukkan plastik yang sudah kering dan bersih ke dalam botol, segala kemungkinan kontaminasi virus dapat dinetralkan sampai masa aktif virus tersebut berakhir dengan sendirinya.
Ketiga, membuat ecobrick menggunakan plastik bekas akan membantu mengurangi persoalan sistem pengelolaan limbah kota kita selama masa yang sulit ini.

Dengan membuat ecobrick kita dapat membantu menjaga komunitas kita bersih dan sehat dengan mencegah plastik kita tertimbun, dibakar atau dibuang.

Kemudian, setelah pandemi berakhir, ecobrick dapat digunakan oleh masyarakat untuk kebun, dan ruang hijau untuk meningkatkan regenerasi dan ketahanan lokal. (RedG)

Tinggalkan Balasan