Brebes- Dengan adanya pandemi virus corona . Salah satunya, Masker yang susah di dapatkan dan bahkan harganya tidak wajar bagi masyarakat yang kurang mampu. Pemuda yang tergabung dalam Aliansi “Brebes Merangi Corona” bagikan masker dan dibarengi dengan sosialisasi ke masyarakat Kabupaten Brebes.
Aditya Wahyu Pratama, Koordinator Kegiatan menjelaskan kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang masih bekerja di tengah pandemi tersebut.

“Kami membagikan masker dikarenakan sasaran kami merupakan masyarakat kecil yang masih berjuang demi rupiah di tengah pandemi virus corona, “kata Aditya saat dihubungi lewat pesan WhatshApp, (08/20).

Ia mengatakan masker akan dibagikan sekitar 17 Kecamatan di Kab Brebes dan pihaknya membuka donasi dalam hal kegiatan tersebut.

“Kami targetkan sekitar 17 Kecamatan di Kab Brebes . Rencana sekitar 1.700 masker kain dibagikan 17 Kecamatan dan setiap Kecamatan sekitar 100 masker yang dibagikan, “ujarnya.
Aditya Wahyu Pratama menambahkan, pihaknya juga menerima donasi berupa uang dan barang dalam rangka penggalangan donasi melawan virus corona tersebut.

“Donasi yang sudah di laksanakan 2 hari yang lalu. Barangkali ada yang ingin mendonasikan berupa uang atau barang bisa hubungi 0813-2807-0990/ 083113546764 (Agra/ Aditya) untuk kepedulian tenaga medis, relawan, dan masyarakat, “jelasnya.

Bagikan masker di masyarakat, lanjut dia, kemarin (07/20) baru dilaksanakan di satu Kecamatan yang tersebar di titik keramaian tersebut.

“ Alhamdulilah sebagai sampel baru di Kecamatan Brebes . Kecamatan Brebes yang terpusat di 4 titik antaralain Saditan, Limbangan, Area Islimic Center, dan Pasar Batang, “ujarnya.
Ia menjelaskan pihaknya akan bagikan setiap hari tetapi diutamakan terdekat dan sembari menunggu produksi masker.

“Rencana selanjutnya dibagikan di Kecamatan yang terdekat dari Kecamatan Brebes, dan kami menunggu produksi masker yang bertahap juga mas, “imbuhnya.
Selain pembagian masker, pihaknya sosialisasi bahasa brebesan untuk hidup sehat dalam hal memutus mata rantai virus corona.

“Selain membagikan masker kami juga memberikan edukasi ke masyarakat. Kami mempunyai sosialisasi Bahasa Brebesan bertujuan agar masyarakat memahami. Salah satunya yaitu MERANGI (M : Maskere di enggo ya; E : Endah ning umah bae; R : Rasah lunga lunga; A : Apamaning kumpul-kumpul; N : Ngakehi donga karo Ibadah; G: Gagian wisuh tangane; I: Intine tanggap karo waspada), “ jelasnya.

Ia menambahkan gagasan utama aliansi ini merupakan pemuda dan setiap sosialisasi di publikasikan di media sosialnya.

“Sebenarnya gerakan ini mayoritas pemuda jadi kami lebih ke edukasi media sosial kita, contohnya bisa di lihat di akun ig @brebesmerangicorona, “imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, Putri dari Bupati Brebes Idza Priyanti ikut berpartisipasi dalam kegiatan berbagi dan sosialisi sekaligus ketua dalam aliansi tersebut.

“Kebetulan salah satu penggagas adalah Mba Elshanti sekaligus putri dari Bupati Brebes yang saat ini menjadi ketua relawan gerakan Brebes Merangi Corona, “pungkasnya.

Sementara itu, Elshanti saat dikonfirmasi mengenai kegiatan sosialiasi corona dan dibarengi pembagian masker, pihaknya membenarkan telah dilaksakan kegiatan tersebut.

“Iya betul, kegiatan sosialisasi mengenai Covid-19 ini mencerminkan kami sebagai relawan pemuda Brebes yang peduli terhadap pentingnya edukasi kesehatan kepada masyarakat Brebes. Dan kami membuat edukasi yang mudah dipahami dengan cara menggunakan bahasa brebesan, “pungkasnya.

Selain itu, Elshanti mengatakan harapan kegiatan ini dapat bermanfaat di semua kalangan.

“Harapannya, semoga segala hal yang diberikan oleh relawan brebes merangi corona ataupun relawan lainnya dapat berdampak besar bagi masyarakat Brebes dan tenaga medis dalam menghadapi virus corona tersebut, “jelasnnya. (RedG/Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Balasan