Boyolali- Mungkin ada warga masyarakat , bahkan mungkin warga Boyolali sendiri belum mengetahui bahwa wilayah Kabupaten Boyolali dilalui lintasan kereta api.

Hal tersebut bisa dimaklumi mengingat jalur moda transportasi roda besi tersebut lebih familiar melalui jalur tengah Solo – Jogja dan seterusnya. Alasan kedua karena letak jalur kereta api tersebut itu berada di ujung utara Kabupaten Boyolali berbatasan dengan Kabupaten Purwodadi yaitu di Kecamatan Juwangi .

Jalur kereta di Juwangi tidak seramai jalur tengah. Lintasan tersebut hanya di lalui tiga trip setiap hari. Yaitu kereta jurusan Jakarta – Malang , Purwokerto- Solo dan Solo – Purwokerto . Untuk kereta Jakarta – Malang tidak berhenti di stasiun melainkan hanya berhenti karena persimpangan dengan kereta lain, sedang dua kereta lainnya berhenti menaikan dan menurunkan penumpang .

Pada situasi pandemi COVID -19 , jalur- jalur transportasi massal menjadi perhatian pihak kepolisian . Tidak terkecuali di jalur lintasan kereta api , khususnya di Stasiun Telawa – begitu nama stasiun kereta api di Juwang – yang notabene sebagai tempat naik turun penumpang.

Bekerja sama dengan operator stasiun Telawa , Polsek Juwangi menugaskan anggotanya di stasiun tersebut . Petugas mendata penumpang yang naik maupun turun , dan khususnya penumpang yang turun dicek suhu tubuhnya dengan alat thermogun .

Senin Sore ( 06/04/2020 ) salah seorang anggota Polsek Juwangi berpatroli di Stasiun Telawa . Ya, Brigadir Gunawan terlihat bersama petugas stasiun sedang mengawasi kedatangan kereta api Joglosemarkerto jurusan Purwokerto – Stasiun Balapan . Kereta api itu berhenti untuk menurunkan penumpang .

” Informasi dari Kapolsek Juwangi, untuk hari ini ada 8 penumpang yang turun melalui stasiun Telawa, kesemuanya suhu tubuhnya normal setelah dicek dengan thermogun,” ungkap Kasubag Humas Polres Boyolali AKP Joko Widodo mewakili Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat, S.IK, SH .( red )

Tinggalkan Balasan