Tanggerang – Maraknya wabah virus Corona atau Covid-19, Seseorang pengusaha konveksi pakaian di Tanggerang. Saat ini, kebanjiran pesanan Alat Perlindungan Diri (APD) dari berbagai daerah.

Salah Seseorang, Owner Fikar Konveksi Taman Asri Tanggerang, Zulfikar mengakui sedang ramainya pesanan APD.

“Sejak akhir maret banyak pemesan dan total produksi sekitar 10.000 APD dari gabungan konveksi di daerah sini saja (red: Tanggerang). Dan saya paling dapat beberapa potong saja dari beberapa konveksi, “kata pemilik konveksi yang sering disapa Tole saat dihubungi www.g-news.id, Senin (06/20).

Dalam sehari, pihaknya mampu memproduksi sekitar 500 baju yang di pesan dari Organisasi Masyarakat untuk rumah sakit.

“Pemesan di kami (red-konveksi fikar) dari Organisasi Masyarakat untuk rumah sakit di berbagai daerah. Dan di kami setiap hari mengirimkan 500 baju APD yang sudah jadi dan perkiraan pesanan tiap rumah sakit sekitar 500-1200 APD “ujarnya.

Dalam hal distribusi, Zulfikar mengatakan sudah 1 minggu mengirim di rumah sakit berbagai daerah.

“Rumah sakit di berbagai daerah mas seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan, “imbuhnya.
Setiap hari produksi lanjut dia, bahan pembuatan APD sendiri adalah standar dari Dinkes yang dapat menangkal dari virus, microbial, dan anti air.

“Bahan dalam pembuatan merupakan standar dari Dinkes yaitu polypropylene spunbound non-woven 75 gram dan digunakan 1x tidak dapat dicuci agar lebih aman dan tidak terkena virus, “ pungkasnya.

Dalam hal proses produksi lanjut dia, karyawan di konveksi merelakan lembur agar dapat hasil yang memuaskan dan bisa memenuhi target.

“Produksi dimulai dari pagi jam 10 pagi dan di lembur sampai sekitar jam 10 malam. Ketika tim kami mulai jenuh dengan garapannya, ada yang mendengarkan musik, dan ada yang telfonan senyaman mungkin karyawan dan juga target penggarapan adalah gaji karyawan, “ tutur dia.

Dengan Ide dan kreasi pembuatan lanjut dia, tergantung dari orang yang memesan APD tersebut.
“Dari orang yang memesan kasih ukuran, model, dan bentuk pola, “tuturnya.

Zulfikar menjelaskan, karyawan di Fikar Konveksi tetap menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat agar tidak adanya penyebaran virus Corona dan tetap menjaga keseterilan dalam pembuatan APD tersebut.
“Kita kasih arahan saja untuk hidup bersih, cuci tangan, dan lain-lain. Karena agar menjaga kebersihan dan kesehatan dalam tim kami sekaligus agar steril dalam pembuatan APD sehingga dapat memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, “ jelasnya.

Zulfikar menjelaskan, APD di kami di bandrol sekitar 90 ribu per bajunya dan mendpatkan keuntungan kotor sekitar 100 juta dari beberapa gabungan konveksi yang ikut menggarap APD tersebut.

“Kotor sekitar 100 juta mas. Tapi itu bukan di saya saja dari bebergai teman konveksi yang ikut menggarap projekan tersebut,” kata dia.

Selain itu lanjut dia, tidak hanya dalam keuntungan saja akan tetapi dalam pembuatan tersebut setidaknya sudah membantu paramedis dan relawan yang tergabung dalam melawan virus tersebut.

“Iya betul sekali, walaupun tim kami belum rencanakan sumbangan hanya sebatas membuat pemesanan saja dan setidaknya saya perwakilan dari pegiat konveksi sudah sdikit membantu untuk paramedis dalam bekerja dan para relawan yang sudah tergabung dalam satgas, “pungkasnya.

Saat ditanyakan mengenai pembuatan APD untuk disumbangkan, dia mengatakan dengan dibelakukan kebijakan Pasar Tanah Abang di tutup dan diperpanjang kemungkinan kecil tidak bisa untuk produksi.

“Saat ini kebutuhan bahannya yang sulit kemungkinan kecil untuk produksi lagi dan dikarenakan Pasar Besar Tanah Abang ditutup oleh Pemkot DKI bahkan di perpanjang. Kemungkinan kalo ada bahan membuat masker untuk di sumbangkan karena bahan masker yang harganya tidak relatif mahal, “ imbuhnya.

Zulfikar mengharapkan virus tersebut segera selesai dan dapat lekas dalam hal perekonomian agarbisa stabil kembali

“Cepat pulih Indonesiaku, dan agar ekonomi masyarakat dapat kembali normal,” ujarnya. (RedG /Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Balasan