K. Yusuf, Ketua PCNU Pati, Meminta Warga NU Pati jangan share beruta hoaks mengenai Covid-19

Pati – Berita Hoaks, informasi simpang siur, informasi tidak sesuai fakta dilapangan mengenai Covid-19, memaksa masyarakat panik menghadapi wabah Covid-19 ini. Hal ini mendapat perhatian serius dari PCNU Kabupaten Pati.

Adanya respon masyarakat yang berlebih, PCNU Pati merasa perlu melakukan tindakan. Bagaimanapun mayoritas masyarakat Kabupaten Pati beragama Islam dan sebagian besar lagi berhaluan NU.

“Kami merasa tergugah untuk turut meredam reaksi masyarakat yang berada dalam kepanikan.” Tandas K. Yusuf, Ketua PCNU Pati, Kamis (2/4).

Langkah konkret yang diambil Pengurus Cabang diantaranya dengan mengeluarkan maklumat PCNU yang terdiri dari 9 poin. Maklumat ini kemudian disebarkan kepada pemgurus MWC, Ranting, Banom untuk diaosialisasikan kepada masyarakat.

Salah satu yang menjadi fokus utama dalam maklumat tersebut adalah agar masyarakat senantiasa menaati imbauan pemerintah serta tidak mudah percaya pada berita yang tidak jelas sumbernya. Hal ini ditegaskan oleh K. Yusuf dalam rangka menekan kepanikan.

“Jangan sebarkan berita hoax dan jangan asal menyebarkan info. Kita harus tabayyun dulu sebelum menyebarkan info yang kita dapat.” Tegasnya.

Pihak PCNU juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang menghadapi wabah covid 19 ini. Masih menurut K. Yusuf, kepanikan hanya akan menimbulkan efek negatif dalam diri dan lingkungan.

“Tetap tenang, jangan panik, ikuti imbauan pemerintah dan pengurus NU di semua tingkatan.” Lanjutnya.(RedG/lut/ltn)

Tinggalkan Balasan