Brebes – Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi pandemi Virus Corona atau Covid-19, salah satunya sosialisasi mengenai corona. Sosialisasi itu dapat melalui bermusik,  tatap muka ataupun  lewat media sosial yang sudah disediakan seperti WhAtsapp, Instagram, Facebook, dan Youtube dan lain sebagainya.

Salah satunya,  konten Youtube yang bernama ”Dewan Kehormatan” dengan video sosialisasi Corona menggunakan bahasa Ngapak Brebesan. Video berkonsep mengenai hal cara mengatasi Virus tersebut.

Host atau pembawa acara di dalam video tersebut Ryan dari Anggota Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Ciri khas Rian dalam video tersebut serius akan tetapi diselingi candaan.

Tim inti Dewan Kehormatan tersebut ada 5 orang dan yang dapat menghasilkan video yang kreasi dan berinovasi.

“ Ada Ryan, Hawari, Arifaldi, Fani, dan saya sendiri. 5 orang ini memiliki peran yang masing-masing, seperti Ryan biasanya berperan host , Hawari sendiri sebagai kameramen sekaligus editing, dan Arifaldi, Fani, dan saya sendiri berperan sebagai peserta di dalam video tersebut, “ kata Tito perwakilan dari Dewan Kehormatan.

Beredarannya video sosialisasi corona bahasa ngapak di media sosial tersebut, Tito mengakuinya bahwa video ini mengikuti traffick saja dan bisa keluar di timeline.

“Sebelum bahas itu ya, Dewan Kehormatan sendiri itu memiliki tagline “Kanggo ora, ora kanggo (Brebesan. red; berguna tidak, tidak berguna), itu membuat dewan kehormatan tidak berguna. Arti tersebut jangan dipatahkan karena pada intinya kami tetap berkarya walaupun dipandang oranglain tidak berguna . Video yang sosialisasi corona yang terbaru tersebut emang mengikuti traffick saja dan tujuannya agar bisa keluar di timeline, disitu saya dan kawan-kawan tetap satu tujuan untuk berkarya dan sekaligus menyampaikan sosialisasi corona ala-ala tim kami, “ungkap dia.

Tito menambahkan, video ini sebenarnya tujuan pertamanya bahas brebesan karena kami memakai bahasa ngapak. Tito menjelaskan bahwa video tersebut dibuat minggu kemarin .

“Video kie digawe malam minggu wingi mas, kayane tanggal 21 maret karo ngedite rong dinanan. (brebesan;red- Video ini dibuat malam minggu kemarin mas, mungkin tanggal 21 maret sama ngedit dua hari), “imbuhnya.

Selain itu, lanjut tito, pengisi peran waktu sosialisasi corona juga ada dari luar tim inti kami dikarenakan ada dua orang di tim inti kami pulang kampung.

“Fahmi Husen dan Otong saat itu menggantikan dua orang dari tim inti kami. Fahmi Husen sendri dari Ketua KPMDB Wilayah Semarang 2018-2019 dan Otong juga merupakan anggota KPMDB Universitas Islam Sultan Agung Semarang, mereka berdua posisi yang pas menggantikan dalam dunia entertement seperti konten kami, “ pungkasnya.

Pihaknya, akan meningkatkan kreatifitasnya dengan menunggu analisa dari Youtube dan masih berproses didunia Youtube.

“Ya tim kami menunggu analisa dari Youtube, baru kami evaluasi bersama. Semoga kedepannya dapat berkembang terus perwakilan pemuda Brebes yang kreativitasnya tinggi, “jelasnya.(RedG)

Tinggalkan Balasan