SEMARANG – Mahasiswa KKN UPGRIS Kelurahan Muktiharjo Kidul adakan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Melaui Cara Menggosok Gigi dan Mencuci Tangan dengan Baik dan Benar di TK Tarsisius Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada 12 Februari 2020 dan diikuti oleh 93 siswa dari rombel A dan rombel B.

Kegiatan sosialisasi PHBS ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran untuk berperilaku hidup sehat kepada anak-anak sejak dini. Kegiatan diawali dengan memberikan pengetahuan cara menggosok gigi dan mencuci tangan yang benar kepada siswa-siswi TK Tarsisius. Sosialisasi tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai cara menggosok gigi dan mencuci tangan yang benar, melainkan juga memberikan pengetahuan mengenai sebab akibat penyakit gigi, penyakit perut dan cara penanggulangan.

Antusias siswa-siswi yang tinggi terlihat ketika mereka mempraktikkan secara langsung cara gosok gigi dan mencuci tangan yang benar. Ditambah lagi dengan adanya pembagian 1 set sikat gigi gratis membuat siswa-siswi lebih semangat dalam mempraktikkan cara menggosok gigi dan mencuci tangan di lapangan TK Tarsisius. Kesadaran hidup sehat sangat baik untuk ditumbuhkan kepada anak-anak sejak dini.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan bagus bagi anak-anak kami. Terlihat anak-anak sangat bersemangat mendengarkan dan menirukan saat didampingi mahasiswa KKN UPGRIS dan guru kami untuk mempraktikan cara menggosok gigi dan mencuci tangan yang benar” kata Fransida Tirani Dewi, Kepala TK Tarsisius.

Dari kegiatan sosialisasi PHBS tersebut siswa TK Tarsisius merasa lebih paham mengenai pola hidup bersih dan sehat dengan cara menggosok gigi dan mencuci tangan sesuai dengan apa yang sudah diajarkan oleh guru dan mahasiswa KKN UPGRIS, serta siswa tersebut mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, karena pembiasaan pola hidup bersih dan sehat harus dimulai sejak dini.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengenalkan dan menumbuhkan kesadarah hidup sehat anak-anak sejak dini, sehingga anak-anak dapat melakukan perilaku tersebut dikehidupan sehari-harinya” kata Alfi Dwi Suryati, mahasiswa KKN UPGRIS.(RedG/tim KKN UPGRIS)