Semarang – Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang menggandeng Proklim Purwokeling BPI Rw X Kelurahan Purwoyoso Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang mengadakan Pelatihan Ecobrick untuk warga Kelurahan Pandean Lamper (13/2). Kegiatan ini berlangsung dengan interaktif di Aula PKK Kelurahan Pandean Lamper.

“kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran dari masyarakat, yang pertama untukmengurangi penggunaan plastic sekali pakai, yang kedua harus bisa mengelola dengan membuatnya menjadi ecobrik, ini adalah salah satu solusi yag mudah untuk mengunci sisa-sisa plastic yang ada. Mari kita bijak menggunakan plastic supaya tidak mencemaridunia dan bumi menjadi lebih bersih dan sehat” papar Eko Gustini Wardani Pramukawati, Ketua Proklim Purwokeling BPI.

Tingginya angka sampah di Indonesia tidak lain karena kebiasaan masyarakat yang seringkali menggunakan sampah plastic sekali pakai. Melalui permasalahan ini, diadakanlah kegiatan pelatihan penanganan sampah menjadi ecobrick supaya warga bisa mengaplikasikan ecobrick untuk dibuat sedemikian rupa menjadi perabot rumah bahkan menghasilkan uang untuk membantu perekonomian.

Pelatihan dimulai dengan memberikan pengantar kepada warga mengenai plastic sekali pakai, kemudian diberikan penjelasan dan praktik bagaimana membuat ecobrik, plastic yang digunakan harus kering dan memakai plastic kasar dan lembut. (RedG/KKN Upgris)