Pekalongan – Hujan Lebat dengan intensitas tinggi,  yang terjadi akhir-akhir ini, mengakibatkan tanah dan bangunan di pemukiman warga Dukuh Karyamukti, Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ambles dan retak-retak.

Pejabat sementara Danramil Kandangserang Kapten Infanteri Nurkhan mengatakan, peristiwa amblesnya jalan dan sejumlah bangunan mengalami retak-retak terjadi pada hari Rabu (16/1/2020) sore.

“Tanah gerak diakibatkan intensitas hujan yang cukup tinggi mengguyur wilayah pegunungan. Tidak hanya itu, kontur tanah di wilayah itu juga labil, sehingga membuat tanah yang bertebing mudah terjadinya longsor,” ungkapnya.

Dari pantauan Danramil bersama Camat dan sejumlah perangkat Desa dilapangan pada kamis (16/1)siang. Danramil Nurkhan menjelaskan, untuk saat ini ada beberapa bangunan yang mengalami retak-retak dan jalan yang mengalami longsor.

” Sesuai pengecekan langsung yang kita lakukan ada beberapa bangunan dan jalan yang mengalami kerusakan diantaranya,
1. Jalan dan Talud longsor ±12 Meter
2. Rumah Bpk. Lutfi Asror, alamat Dukuh Karyamukti RT03/02 Desa Garungwiyoro Kecamatan Kandangserang tembok rumah retak.
3. Rumah bpk Wahri tembok retak.
4. Tembok Mushola retak
5. Rumah bpk Muslihin dukuh Karyoindah tembok retak.
6. Rumah bpk Cahyono tembok retak,” Jelas Danramil.

Salah satu bangunan yang rusak akibat hujan yang mengakibatkan adanya rekahan tanah.

Lanjut Danramil, sesuai rencana dari pihak Kecamatan melalui Pemdes akan mengajukan bantuan rehab rumah rawan Bencal ke Gubernur Jateng untuk penanganan bencana alam tersebut.

Kapten Nurkhan menambahkan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan apabila terjadi hujan yang cukup tinggi.

” Saya mengimbau kepada masyarakat yang ada di pegunungan khususnya yang berada di Kecamatan Kandangserang untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan di saat musim penghujan seperti ini,” pungkasnya.(RedG/Rus)

Tinggalkan Balasan