Solo- Proses pendampingan proposal PKM Kemendikbud 2020, Tim Pokja PKM ISI Surakarta mengadakan Workshop Finalisasi dan Unggah Proposal Sistem Daring.

“Setelah mengadakan beragam kegiatan dari sosialisasi, pelatihan dan mentoring dosen pembimbing, dan penyusunan proposal yang berupa program internal tingkat ISI Surakarta berupa PIM (Program Ilmiah Mahasiswa) tahun 2019, dimana proposal yang lolos seleksi berjumlah 250 proposal sebagai nantinya untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional yaitu PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) Kemendikbud 2020,”  demikian ujar
NRA Candra Dwi Atmaja, S,Sn.,M.Sn (Sekretaris Tim Pokja PKM ISI Surakarta), Kamis (1/1).

Dijelaskannya, workshop diakhir rangkaian kegiatan tim Pokja PKM tersebut dilaksanakan dalam rangka cek terakhir seputar administrasi, tata tulis, konten, serta proses unggah proposal pada hari Senin, 30 Desember 2019 mulai jam 09.00 WIB di Ruang Kuliah Gd.III, Prodi Televisi dan Film, FSRD ISI Surakarta, Kampus Mojosongo.

Workshop yang dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr.Drs. RM Pramutomo, M.Hum dengan narasumber dari internal Tim Pokja PKM ISI Surakarta memberi materi dan finalisasi akhir dari aspek tata tulis, konten, kesesuaian skim, format proposal dan syarat administrasi lainnya agar proposal yang diunggah sudah benar dan dapat di validasi baik oleh dosen pembimbing maupun Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan sebagai validator terakhir di tingkat perguruan tinggi dimana tahun ini menggunakan sistem daring.

“Target dari Tim Pokja PKM ISI Surakarta untuk tahun ini yaitu peningkatan jumlah proposal PKM sebanyak 250 proposal memenuhi target kuota yang ditentukan oleh Kemendikbud sebagai perguruan tinggi kluster III, dimana harus mengunggah 250 proposal PKM dengan rincian, PKM 5 Bidang sebanyak 175, PKM KT (Karya Tulis) sebanyak 25, dan PKM GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif) sebanyak 50 proposal,” bebernya.

Dia berharap kedepan semua proposal dapat diunggah dan jumlah proposal yang didanai bisa lebih meningkat dari capaian tahun lalu, selain itu dengan peningkatan proposal yang memenuhi kuota, diharapkan ISI Surakarta bisa naik tingkat ke kluster II, serta meningkat dalam peringkatan kinerja bidang kemahasiswaan perguruan tinggi.(red)

Tinggalkan Komentar