Solo-“Sepur Kluthuk Jaladara” jadi Ide Maskot Pilwalkot Surakarta 2020. Maskot tersebut merupakan hasil rancangan Tim IDeF-DKVISKA Prodi DKV FSRD ISI Surakarta yang bekerjasama dengan KPU Surakarta.

Desain maskot Pilwalkot Surakarta 2020 yang dilaunching di depan Lodjie Gandrung, Surakarta pada Senin, 23 Desember 2019 pukul 19.00 WIB tersebut merupakan awal kegiatan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surakarta di tahun 2020.

Asmoro Nurhadi Panindias, S.Sn., M.Sn. (Kaprodi DKV FSRD ISI Surakarta), Selasa (24/12) mengatakan hasil rancangan dari Tim maskot, yakni IDeF-DKVISKA (Initiative Design Force DKVISKA, sebagai tim bentukan dari Prodi DKV FSRD ISI Surakarta.

“Bahwa maskot Pilwalkot Surakarta 2020 ini terinspirasi dari Sepur Kluthuk Jaladara, sebagai sarana transportasi massal yang mampu membawa orang banyak dalam sekali jalan menuju ke tujuan, terdiri dari gerbong yang ditarik sebuah lokomotif uap. Hal ini sesuai dalam proses tata laksana pemerintahan dengan pimpinan yang membawa, menuntun dan mengantarkan kebijakan dalam rangka menyejahterakan warga masyarakat,” ujarnya.

Dia menuturkan sehingga nantinya hasil dari Pilwalkot 2020 tersebut sesuai dengan harapan warga dalam memiliki pemimpin terbaik untuk kota Surakarta.
Seperti diketahui bahwa sebagai kereta wisata yang melintasi Jl. Slamet Riyadi sebagai jalur protokol kota Surakarta, kereta tersebut ditarik satu lokomotif uap buatan “Maschinenbau Chemitz” Jerman pada tahun 1896 dengan dua gerbong kayu jati asli buatan tahun 1920.

“Perancangan maskot Pilwalkot oleh tim IDeF-DKVISKA (Initiative Design Force-DKVISKA) dari Prodi DKV FSRD ISI Surakarta ini memerlukan waktu sekitar 30 hari dengan melibatkan baik tim mahasiswa dosen Prodi DKV FSRD ISI Surakarta yang terdiri dari mahasiswa : Bagas Aji Mahardika, Fadhlir Rahman Nur Adli Eka Putra Priyatna, dan Muhammad Shafrizal Fajar Maulana yang dikoordinir oleh dosen pembimbing, yaitu : Basnendar Herryprilosadoso, S.Sn., M.Ds., dan Ipung Kurniawan Yunianto, S.Sn., M.Sn., yang bekerjasama dengan KPU Kota Surakarta,” ulasnya.

Lebih lanjut dia menambahkan kerjasama tersebut bagi civitas akademik Prodi DKV FSRD ISI Surakarta sangat penting sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain wujud kompetensi mahasiswa terhadap stakeholder.( red )

Tinggalkan Komentar