Wonogiri – Bertempat di Aula SMK N 1 Puhpelem, Kesatuan Kebangsaan dan Politik Kabupaten Wonogiri melaksanakan kegiatan peningkatan pemahaman wawasan kebangsaan bagi masyarakat kabupaten Wonogiri tahun 2019 dengan tema ” Merajut Ke Bhinekaan, Merawat Ke Indonesiaan “, dalam rangka meningkatkan rasa cinta tanah air dan etika dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, Kamis (5/12).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol Sulardi, S.Sos., MH., Dinas Kemenag Kab. Wonogiri H. Mursidi, Kepala SMK N 1 Puhpelem Joko Widagdo, Danramil 24/Puhpelem Kapten inf Tono, anggota Polsek Puhpelem Aiptu Marwanto, Batuud Koramil 24/Puhpelem Pelda Bambang dan Babinsa Serda Parjito, 4 Guru pendamping siswa, Peserta dari siswa-siswi SMK N 1 Bulukerto 35 siswa dan SMK N 1 Puhpelem 40 siswa.

Danramil 24/Puhpelem dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemberi materi yakni Kesbangpol Kabupaten Wonogiri, kegiatan pemberian pembekalan tentang wawasan kebangsaan seperti ini harus sering diberikan kepada remaja pada usia dini baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat dalam rangka mencegah tingkat kenakalan remaja yang semakin memprihatinkan serta memperdalam ideologi pancasila dan jangan sampai ada ideologi selain idiologi Pancasila yang berusaha memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Perlu diketahui bahwa kunci kesuksesan dan keberhasilan adalah disiplin yang diterapkan sejak usia dini, dan pada kesempatan tersebut Danramil berpesan kepada siswa-siswi agar selalu hormat dan taat baik kepada orangtua maupun guru di sekolah,” ujarnya.

Adapun materi yang disampaikan oleh Kakesbangpol diantaranya dalam menghadapi era modernisasi perlu diimbangi dengan wawasan kebangsaan guna menangkal budaya yang tidak mencerminkan adat istiadat bangsa indonesia, hal ini diawali dengan tingkatan sejak duduk menjadi seorang siswa dalam tata cara beretika yang baik, sopan santun, menghormati guru dan melaksanakan tugasnya sebagai siswa, sehingga kelak menjadi SDM yang berdaya guna untuk generasi penerus bangsa.

“Karna pada saat ini banyak sekali anak-anak muda yang terlena dengan adanya kemajuan tekhnologi seperti ponsel yang berbasis Android sehingga akan berpengaruh kepada tingkah laku remaja yang sudah sangat mengkwatirkan, maka dari itu perlu adanya wawasan kebangsaan seperti ini yang diharapkan mampu dalam menangkal pengaruh negatif dari kemajuan tekhnologi saat ini,” tegasnya.(RedG)

Tinggalkan Balasan