Kabupaten Semarang – Tim Pengabdian universitas Diponegoro (UNDIP) yang terdiri dari Ir. RTD. Wisnu Broto, MT, Ir. Edy Supriyo, MT, Ir. Isti Pudjihastuti, MT, Fahmi Arifan, ST, M.Eng dan seorang mahasiswa, Achmad Fachrezi mengadakan kegiatan workshop dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga di Desa Jubelan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Senin (2/12).

Kegiatan ini menjadi salah satu program pengabdian kepada masyarakat Universitas Diponegoro di Desa Jubelan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat terhadap kualitas lingkungan dengan mengolah sampah rumah tangga khususnya sampah anorganik menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai. Kegiatan ini menjadi kegiatan lanjutan dari kegiatan masyarakat yang sudah mulai bergerak dalam memilah limbah rumah tangga ke dalam tiga kelompok yang terdiri sampah organik, anorganik dan kaca.

Kegiatan workshop dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga diadakan di Dusun Watugandu RT 03/ RW 02 yang dihadirin ibu-ibu Dusun Watugandu. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan informasi mengenai bahaya sampah terhadap lingkungan. Selanjutnya diadakan kegiatan pelatihan mengenai pemanfaatan sampah anorganik dengan membagi beberapa kelompok ibu-ibu. Kegiatan pelatihan pemanfaatan sampah anorganik terbagi dalam dua acara yaitu pembuatan bunga plastik dan daur ulang sampah plastik kemasan seperti pembuatan tas, dompet, tempat pensil dan pouch.

Hasil pelaksanaan kegiatan workshop dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga menarik antusias ibu-ibu. Hal tersebut tercermin melalui kegiatan pelatihan secara berkelompok dan kegiatan tanya jawab mengenai sampah. Sambutan terimakasih juga disampaikan  Musta’in selaku Ketua RT 03 yang turut hadir dalam kegiatan workshop dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga. Musta’in menyampaikan bahwa kegiatan workshop dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga dinilai sangat baik bagi masyarakat sebagai tindak lanjut dari gerakan masyarakat dalam memilah sampah rumah tangga.

Kegiatan workshop dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga memberikan dampak positif kepada ibu-ibu. Hal tersebut disampaikan oleh  Win selaku peserta acara workshop dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga.  Win menyampaikan bahwa kegiatan workshop dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga menambah pengetahuan mengenai dampakk negatif dari sampah terhadap lingkungan serta meningkatkan keterampilan ibu-ibu dalam mengolah sampah rumah tangga. Akhir pelaksana kegiatan diwarnai dengan pembagian doorprize hadiah berupa tas plastik kepada ibu-ibu yang beruntung.(RedG)

Tinggalkan Komentar