Semarang – Pengurus Bidang Diklat dan Litbang LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda, menyosialisasikan program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) yang sudah dilaunching bulan lalu kepada peserta Kemah Kebangsaan Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU Jawa Tengah, Ahad pagi (10/11/2019).

Program GLM ini merupakan salah satu program unggulan Bidang Diklat dan Litbang yang terbagi atas tiga aspek umum. Mulai karya jurnalistik, karya tulis ilmiah dan karya sastra.

“Kami memiliki program GLM yang akan kami implementasikan secara holistik tahun 2020 ke semua cabang. Saat ini sudah berjalan, ada Jurnal ASNA, Majalah Mopdik, Penerbit dan Percetakan CV. Asna Pustaka, dan website Maarifnujateng.or.id, perlombaan dan pelatihan,” kata penulis buku Guru Dilarang Mengajar tersebut.

Untuk jurnal Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah atau ASNA, kata Ibda, bisa dilihat di https://ejournal.maarifnujateng.or.id/index.php/asn https://ejournal.maarifnujateng.or.id/index.php/asna yang terbit setahun dua kali. “Adapun Majalah Mopdik terbit setahun sekali saat awal MPLS atau MOS. Kita sudah susun kurikulum Mopdik karena kemarin ada masukan dengan melibatkan IPNU-IPPNU. Jadi nanti, MPLS itu diganti dengan Makesta dan Osis diganti IPNU-IPPNU,” kata penulis buku Sing Penting NUlis Terus tersebut.

Untuk penerbit dan percetakan Asna Pustaka, kata Ibda, kami menerima naskah dari guru atau pelajar Ma’arif, dosen dan umum. “Kami siap menerbitkan 100 ekslempar, dan penulis mendapatkan 25 buku. Silakan kirim ke asnapustaka@gmail.com atau asna@maarifnujateng.or.id dan nanti naskah kami seleksi,” lanjut Kaprodi PGMI STAINU Temanggung tersebut.

Untuk website Maarifnujateng.or.id, kata dia, bisa dilihat di website langsung dan klik Cara Mengirim Tulisan. “Kami menerima artikel baik esai atau opini, resensi, cerpen dan puisi, semua naskah akan kami berikan honor,” papar mantan Sekretaris IPNU tersebut.

Sedangkan untuk GLM, kata Ibda, kami telah menyusun modul dan panduan teknisnya. “Tinggal editing dan cetak. Tahun 2020, kita siap turun ke cabang-cabang untuk memberikan pelatihan kepada pelajar atau guru Ma’arif,” kata dia.

Untuk perlombaan sendiri, sejak Juni 2019 sudah kita layangkan pengumuman dan pengiriman naskah sampai 30 November 2019. Template dapat diunduh di https://drive.google.com/open?id=1DLWQwcR7dITZBxX-WvxKP3S0l7Oio2Bx dan Panduan dapat dilihat di http://bit.ly/PanduanLTKI2019 dan Pendaftaran melalui http://bit.ly/formpendaftaranLKTIMaarifJateng. Sedangkan pengumuman lengkap dapat dilihat di https://maarifnujateng.or.id/2019/06/lomba-karya-tulis-ilmiah-tingkat-nasional-2019-lp-maarif-pwnu-jateng.

“Untuk menindaklanjuti program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, bersama email ini, kami informasikan kegiatan Sekolah Menulis Sastra (SMS) #1 dengan pembicara Muhammad Rois Rinaldi Tokoh Sastrawan Asia Tenggara,” kata dia.

Syarat dan prosedur, yaitu guru semua jenjang dan umum (tidak ada batasan usia), menulis 1 puisi bertema Hubbul Wathan (Cinta Tanah Air), mentransfer infak Rp 100.000 ke nomor rekening BRI. 3741-01-032772-53-3 a.n Ahmad Muzami, konfirmasi ke Niam 082276951949 / Ibda 08562674799

Cara Pendaftaran, upload bukti transfer dan pengiriman naskah terakhir 25 November 2019 melalui http://bit.ly/RegistrasiSMS1. Informasi dapat dilihat di https://maarifnujateng.or.id/2019/10/lp-maarif-pwnu-jawa-tengah-akan-gelar-sekolah-menulis-sastra-sms-1.

Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan semua peserta diwajibkan menulis puisi. (RedG )

Tinggalkan Komentar