Klaten-Santri Nekad (Sanek) bersama Forkompimda Kabupaten Klaten di perayaan Hari Pahlawan Nasional melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan Sembako kepada warga masyarakat Desa Sukorejo dan Desa Britit Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten, Jumat (10/11/19)

Kegiatan Santri Nekad (SANEK) Peduli dengan tema Bhakti Pahlawan untuk Negeri Santunan Merah Putih dalam rangka memperingati hari Pahlawan bersama Hj. Sri Mulyani Bupati Klaten, Letkol Kav Minarso, SIP Dandim 0723/Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo S.Ik M.Si Kapolres Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo S.Ikom Ketua DPRD Kabupaten Klaten dan Muspika Kecamatan Wedi.

Ust. Sarwanto Abu Fais selaku Sekretaris Sanek mengatakan bahwa Santri Nekad (SANEK) sebenarnya sebuah komunitas yang sedang menggarap kaum muda yang berproses menuju ke jalan agama dengan program pokok yaitu dakwah dan sosial.

Santri Nekad (SANEK) jika diwilayah Yogjakarta identik dengan berkelahi dan kekerasan, namun di Klaten Insyaallah akan fokus pada dakwah dan sosial, jika dilapangan menemukan ada anggota SANEK yang nakal minta tolong dinasehati karena mereka sedang berproses, imbuhnya

“Saya minta doa restu semoga SANEK bisa bermanfaat bagi pengurus khususnya, dan bagi warga masyarakat pada umumnya, “pinta Ust. Sarwanto Abu Fais.

Sementara Hj. Sri Mulyani Bupati Klaten dalam sambutannya mengatakan Hari ini adalah hari Pahlawan, menjadi pahlawan tidak harus berperang hingga meneteskan darah, pahlawan diera sekarang bisa dilakukan dengan mendukung pemerintah menciptakan situasi agar aman dan kondusif, tidak menyebarkan hoak, tidak menjadi provokator, itulah pahlawan masa kini.

“Kita harus mendukung Kapolres dan Dandim Klaten yang saat ini sangat bersinergis dan sangat kompak dalam rangka mencipfakan situasi yang aman dan kondusif, “ Kata Bupati Klaten

Paket sembako yang diberikan Sanek kepada warga pra sejahtera Desa Sukorejo dan Desa Britit Kecamatan Wedi berisikan Beras 5 Kg berlabel Santri Nekad, Minyak Goreng 1 Kg dan Mie Instan 5 buah serta Gula Pasir 1 Kg. (RedG)

Tinggalkan Komentar