Surakarta – Menyambut peringatan Hari Wayang Dunia 2019″, siswa SD Negeri Tugu Jebres Surakarta menonton animasi Wayang Beber sebagai hasil eksperimentasi penelitian terapan Kemenristedikti 2019.

Basnendar Herryprilosadoso, S,Sn., M.Ds (Dosen Prodi DKV FSRD ISI Surakarta) ,mengatakan event tersebut sebagai media edukasi kreativitas seni dan pengenalan wayang beber tersebut diselenggarakan pada Rabu, 6 November 2019 di sekolah SD Tugu, Jebres, Surakarta mulai jam 10.00 – 11.30 WIB.

“Kegiatan ini dibagi dua sesi, dimana satu kelas siswa akan menonton animasi pendek tentang cerita Wayang Beber Pacitan, Jaka Kembang Kuning dan setelah itu sekitar seratusan siswa yang lainnya mewarnai tokoh Wayang Beber Pacitan di halaman sekolah,” ujarnya.

Ditambahkannya, event tersebut selain untuk memperingati Hari Wayang Dunia 2019 juga sebagai event budaya tahunan, tayangan animasi tersebut juga sebagai Penelitian Terapan dengan judul Penciptaan Teknologi Audiovisual Pementasan Wayang Beber Sebagai Upaya Pelestarian Seni Tradisi di Kabupaten Pacitan diilakukan oleh Dr. Bagong Pujiono, M.Sn., (Dosen Prodi Teater, FSP ISI Surakarta), Basnendar Herryprilosadoso, S,Sn., M.Ds, (Dosen Prodi DKV FSRD ISI Surakarta) dan Dr. Siti Supeni, S.H., M.Pd (Dosen Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), Surakarta.

“Hasil riset ini juga bertujuan sebagai media mengenalkan seni tradisi, khususnya wayang beber kepada anak usia dini melalui media audiovisual berupa animasi 2 dimensi,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menambahkan lewat kegiatan kreatif sebagai bagian dari tahapan eksperimentasi penelitian riset terapan Kemenristedikti tahun kedua tersebut, siswa akan diajak berekspresi lewat kolaborasi menonton animasi dan mewarnai wayang beber, sehingga siswa diharapkan akan bebas menuangkan daya kreativitasnya, agar mengenal warisan seni tradisi berupa Wayang Beber Pacitan tersebut.(RedG)

Tinggalkan Komentar