Solo – Mulai hari ini Terminal Tirtonadi Solo Jawa Tengah resmi meluncurkan layanan transportasi Online. Dua perusahaan ojek yang berbasis online tersebut adalah Gojek dan grab.

” Ini adalah upaya kami untuk memberikan pelayanan yang nyaman dan aman kepada masyarakat pengguna jasa trasportasi. ” Demikian pernyataan yang disampaikan Kepala Koordinator Terminal Tirtonadi Joko Supriyanto usai memimpin peringatan Hari Sumpah Pemuda di lantai atas Terminal, Senin (28/10).

” Layanan transportasi online sementara masih roda dua. Namun jika nanti setelah evaluasi akan memungkinkan kita tambahkan transpotasi online untuk roda empat.” ungkap Joko.

Dalam operasionalnya tidak lagi mengenal sistem zona sebagaimana sebelumnya. Semua driver ojek online bebas melakukan penjemputan maupun pengantaran. Namun dalam hal standby dalam terminal khusus bagi ojek online yang berasal dari ojek pangkalan terminal.

”Ini adalah kesepakatan setelah ojek pangkalan kita ajak beralih ke online.” ujar joko.

Secara simbolis perwakilan dari Gojek dan Grab hadir dalam peluncuran layanan transportasi berbasis daring tersebut.
City Lead Grab Soloraya Adyta Kundala mengatakan bergabungnya grab ini merupakan bentuk kolaborasi dengan pihak terminal Tirtonadi dalam ikut menciptakan layanan transportasi yang aman dan nyaman.

” Sudah ada 38 driver Grab yang berasal dari ojek pangkalan yang terdata di sini.” ungkapnya.

Lanjutnya. Untuk memberikan kemudahan dan kenyamana sudah ada shelter khusus yang disediakan bagi para penumpang

.
”Ini akan memudahkan menentukan titik jemput maupun antar.” kata dia

Terkait jika nanti ada kendala teknis terkait keinginan dalam hal titik jemput dan antar di lapangan grab akan memberikan edukasi bagi penumpangnya.

Sementara Head Regional Corporate Affair Region Jateng DIY Gojek, Arum K Prasodjo menjelaskan keberadaan ojek online akan menambah kenyamanan Terminal Tirtonadi bagi para penumpang.

” Sudah dilengkapi ruang tunggu. Juga ada panduan titik jemput dan antar.” jelasnya.

Dia katakan dalam waktu dekat dan bertahap juga akan ada shelter. Untuk driver gojek yang berasal dari ojek pangkalan jumlahnya ada sekitar tiga puluhan. (RedG/Yusuf C)

Tinggalkan Komentar