Brebes – Pasca pemadaman kebakaran hutan lindung Perhutani KPH Pekalongan Barat di wilayah Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (18/9) pukul 13.30 WIB, para petugas dinas terkait dan relawan gabungan terus melakukan pemantauan.

Tampak anggota Perhutani, BPBD, TNI Kodim 0713 Brebes, Polri, Tagana dan relawan, sedang melakukan pemantauan di Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog. Hal yang sama juga dilakukan oleh anggota Koramil 11 Paguyangan, Polsek dan relawan, di Pos Pamunduran, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan.

Dibenarkan Danramil 10 Sirampog, Kapten Infanteri Mukhrodi, bahwa dari hasil pantauan di lapangan sampai dengan Kamis siang, kondisi untuk wilayahnya sudah padam, dan api mengarah ke wilayah Guci, Kabupaten Tegal serta Banyumas.

“Agar api tidak menjalar ke wilayah Sirampog lagi maka telah dilakukan penyekatan oleh relawan di sekitar pos 2 Desa Dawuhan,” ucapnya.

Sementara Danramil 11 Paguyangan, Kapten Cpl. Harsono, menegaskan bahwa untuk hutan di wilayah Kecamatan Paguyangan, Desa Pandansari, diperkirakan masih aman sehingga masyarakat masih melakukan aktifitas seperti biasa.

“Kami juga melakukan pemantauan yang termasuk di wilayah kecamatan tetangga, Sirampog, bersama dengan Kapolsek Paguyangan, Iptu Suroto, SH, beserta anggotanya,” ujarnya.

Diketahui, Hutan Perhutani di wilayah Kabupaten Brebes, ikut mengalami kebakaran dari rambatan api yang berasal dari kawasan hutan lindung wilayah Kabupaten Tegal atau di lereng Gunung Slamet. Pertama kali api terlihat pada Selasa petang (17/9) sekitar pukul 15.00 WIB, di Bukit Igir Genting petak 16 Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, berjarak 3-4 kilometer dari pemukiman penduduk.

Sedangkan masuk di Brebes terlihat dari jalur pendakian Gunung Slamet Posko 3 dan 4, Dukuh Kaliwadas, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog. Sementara dari keterangan dan kalkulasi awal di lapangan, luas areal hutan di wilayah Brebes yang terbakar, mencapai kurang lebih 18 hektar. (RedG penulis Aan)

Tinggalkan Komentar