Pemalang – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang Dr. H. Junaedi. menyampaikan secara langsung dalam jumpa pers bersama awak media mengenai penjaringan dan pembukaan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Pemalang periode 2021 – 2024, di Hotel Winners, minggu (15/9).

Penjaringan merupakan persiapan PDIP Kabupaten Pemalang untuk berlaga di Pemilu Serentak tahun 2020 nanti.

Tahapan penjaringan berlangsung seminggu dari 16-23 September 2019, dibuka di Sekretariat DPC PDIP Pemalang dari pukul 08.00-24.00 WIB. Waktu pendaftaran dibuka hingga malam hari karena waktunya dipandang sudah mendesak.

“Kita buka sampai malam hari karena waktunya sudah mepet, target 23 September berkas harus sudah diterima DPP,” jelas H. Junaedi yang saat ini masih menjabat bupati Pemalang.

Dalam kesempatan itu, ketua DPC PDIP Kabupaten Pemalang menyampaikan semua warga negara Indonesia yang memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh  KPU Kabupaten Pemalang berhak untuk mendaftarkan  diri dalam penjaringan tersebut tudak terkecuali para ASN.

“Tidak ada pembatasan, kami buka pendaftaran untuk semua warga negara Indonesia, termasuk ASN. Silakan yang punya kenalan ASN atau siapa saja boleh ikut berkontribusi,” ujar Junaedi.

Dijelaskan oleh H. Junaedi  bagi ASN yang kemudian terjaring dan diusung partai tersebut untuk dicalonkan menjadi kepala daerah mesti mengundurkan diri dari jabatannya atau pensiun dini.

Secara umum PDIP tidak memiliki kriteria khusus bagi para pendaftar. Hal ini dimaksudkan agar seluruh warga bisa berkontribusi pada pilkada. Apalagi sosok orang tersebut yang menilai adalah masyarakat Kabupaten Pemalang. (RedG)

Tinggalkan Komentar