Solo – Mengenakan kostum bertemakan buah buahan dan sayuran anak anak Sekolah Dasar Mojosongo VI Surakarta Jawa Tengah berdendang ceria ditemani para guru di halaman sekolah jum’at (30/08). Kostum tersebut mewakili kekayaan bumi pertiwi indonesia yang berlimpah akan hasil buminya. Hari itu mereka mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Surakarta terkait B2SA., yakni Makanan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan perikanan Kota Surakarta Weni Ekayanti kegiatan tersebut adalah program tahunan UPTD dinas kaitannya dengan bidang pangan kemasyarakat.

” Kita mulai dari anak anak agar tahu tentang makanan yang beragam bergizi berimbang dan aman. Kalau dulu kita mengenal empat sehat lima sempurna sekarang menjadi Beragam Bergizi Berimbang dan aman” Jelas Weni.

Lebih lanjut ia menambahkan jika dulu susu menjadi tampilan utama setelah empat sehat sebagai pelengkapnya sekarang menjadi satu yaitu protein hewani dan nabati.

” Karbohidrat kan tidak harus dari beras, bisa dari jagung, ketela rambat atau singkong” jelas weni untuk menjelaskan makna beragam.

Sedang terkait sosial ekonomi masyarakat atas menu sajian di atas meja makan masih bisa disiasati. Misal weni mencontohkan, Protein hewani tidak harus dari daging atau ayam. Namun bisa didapat dari ikan t,elur. Sedang protein nabati bisa tercukupi dari tempe atau tahu. Sedang kebutuhan buah tidak dari impor namun bisa dipenuhi dari tanaman sendiri.

” Buahan buahan lokal seperti jambu air, jambu biji, belimbing jadi yang kita harapkan malah buah buahan lokal sendiri” tambah dia.

Kepala dinas juga mengaku bahwa lahan di kota solo semakin sempit. Kebutuhan bahan pangan lebih banyak diperoleh dari luar kota solo. Namun ia masih bersyukur kota solo memiliki pasar legi yang sering menampung kebutuhan pangan pasca panen. Dirinya optimis masyarakat tetap sehat dengan mengonsumsi makanan beragam bergizi seimbang dan aman tersebut.

Kecerian acara dengan berdendang bersama menyanyikan lagu lagu yang berisi ajakan mengonsumsi makanan bergisi menjadi pesan tersendiri bagi bagi anak anak.

Sementara kepala sekolah SD Mojosongo VI Retno Indrati mengaku bertrimakasih atas kegiatan tersebut.

”Ini menjadi pengetahuan tambahan bagi anak anak bisa menjadi contoh bagaimana makanan yang bergizi dan sehat itu ” tandasnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan pembagian makanan yang masuk kreteria B2SA secara simbolis kepada anak anak.(RedG/Yusuf C)

Tinggalkan Komentar