Deorama kehidupan masyarakat Indonesia

Pemalang – orang kreatif memang tiada matinya. Kreativitas dipandu dengan seni dan ditekuni karena hobi, kadang hanya menggunakan bahan bahan bagi orang awam dianggap biasa bahkan dianggap limbah tidak berguna di tangan orang kreatif dan berjiwa seni dapat di sulap menjadi barang-barang seni yang bercita rasa tinggi.

 

Seperti yang dilakukan oleh Teguh Sanyoto pemuda desa Banyumudal, Kecamatan Moga Pemalang, dengan kreativitas dan daya seninya mampu membuat hiasan dengan cita seni yang tinggi. Menggunakan kayu pohon teh yang sudah tua, atau akar akar pohon teh mampu membuat kerajinan deorama kehidupan masyarakat Indonesia dari kayu yang menarik. Disamping itu juga membuat beberapa hiasan ruangan yang menarik seperti lampu hias, meja sudut dan meja kursi dari akar pohon teh yang banyak dia jumpai disekitar desanya.

Menurut Teguh, hobi digeluti sejak tahun 2006, telah menghasilkan sekitar 8 jenis produk kerajinan akar pohon teh. Beberapa produk unggulannya adalah deorama kehidupan masyarakat Indonesia dan lampu hias.

Deorama kehidupan masyarakat Indonesia, kerajinan batang pohon teh

“Keunggulan produk-produk kami ini adalah berbahan Natural, berupa akar pohon teh yang jarang didapat dipasaran sehingga akan menjadi unik ketika dibalut dengan estetika seni yang tinggi.” kata Diyat Saputra, salah seorang tim marketing produk Teguh ketika dihubungi oleh tim UMKM g-news.id, Sabtu (4/8/2018).

Beberapa produk dari batang, akar pohon teh dipandu dengan kayu berkualitas tinggi

Diyat menerangkan harga produk kerajinan ini berkisar antara Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah) sampai Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah) tergantung pada produk barang, kerumitan dan tentunya nilai seninya. Bagi konsumen yang ingin melihat produk seni ini dapat berkunjung ke laman www.gubukewan.co.id atau datang langsung ke rumah produksi di Desa Banyumudal, Rt 006/Rw 006,Kecamatan Moga, Pemalang dengan menghubungi terlebih dahulu nomor WA 083123876207. (RedG)

 

Tinggalkan Komentar