Kota Pekalongan – Sebanyak 13 pelamar mengikuti seleksi penerimaan Tenaga Programmer Pemerintah Kota Pekalongan yang akan ditempatkan di Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Pekalongan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) mendapat amanat untuk menyeleksi pelamar di Ruang Broadband Learning Center (BLC) selama dua hari yakni Rabu (10/6/2020) sampai Kamis (11/6/2020).

Kepala Bidang Pengelolaan Sistem Informasi dan Persandian (Kabid PSIP), Nugroho Adhi Pradhana SE MSi menyampaikan bahwa Dinkominfo menyeleksi 13 pelamar programmer untuk dua Organisasi Perangkat daerah (OPD).

“Tes akan berlangsung selama dua hari, hari ini tes Computer Assisted Tes (CAT) dan besok praktiknya. Semoga semua peserta dapat mengikuti semua prosesnya untuk merebutkan formasi Tenaga Programmer di Dinsos-P2KB sebanyak 2 orang dan BKPPD sebanyak 1 orang,” ungkap Adhi.

Dalam pelaksanaan seleksi di tengah pandemic Covid-19 Adhi menekankan protokol kesehatan kepada peserta. Sebelum memasuki kantor dinkominfo, pelamar cuci tangan dengan air mengalir dan sabun tersebih dahulu, kemudian suhu tubuh para pelamar juga diperiksa maksimal 37,3 derajat.

“Kami tetap menerapkan protokol kesehatan, kebetulan Ruang BLC ini luas, jarak antar peserta bisa memenuhi protokol kesehatan, mereka tidak berdesakan, tetap menjaga jarak, dan mengenakan masker dalam seleksi ini,” jelas Adhi.

Adhi berharap usai seleksi ini pelamar yang lolos menjadi Tenaga Programmer di Dinsos-P2KB dapat membantu percepatan pencatatan data penerima bantuan dari pusat, provinsi, dan daerah. Selanjutnya untuk Tenaga Programmer di BKPPD dapat langsung bekerja mendukung pembuatan e-kinerja yang telah dinantikan untuk diterapkan pada tahun 2021. (RedG/Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Komentar